JABAR EKSPRES – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia per Kamis, 2 April 2026, terpantau masih stabil tanpa adanya kenaikan, baik untuk BBM bersubsidi maupun non-subsidi.
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan tidak ada penyesuaian harga meskipun terjadi gejolak harga minyak dunia.
Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya tensi geopolitik global akibat konflik yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran sejak 28 Februari 2026.
Baca Juga:Telkom Tingkatkan Kapabilitas Developer Lewat AI Connect Offline Series di MakassarHarga Emas Antam Hari ini Naik Jadi Rp2.922.000 per Gram pada Kamis, 2 April 2026
Meski demikian, pemerintah memilih untuk menjaga stabilitas harga BBM demi menjaga daya beli masyarakat.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Keputusan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden setelah melalui rapat bersama.
Selain itu, untuk BBM non-subsidi, pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) dan operator SPBU swasta masih melakukan pembahasan lebih lanjut. Hingga saat ini, belum ada keputusan terkait penyesuaian harga.
Harga BBM Pertamina Masih Stabil
Berdasarkan pantauan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga BBM di SPBU Pertamina masih sama seperti periode Maret 2026. Berikut rinciannya:
Pertalite: Rp10.000 per liter
Solar Subsidi: Rp6.800 per liter
Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
Pertamax Green 95: Rp12.900 per liter
Pertamax Turbo: Rp13.100 per liter
Dexlite: Rp14.200 per liter
Pertamina Dex: Rp14.500 per liter
Harga BBM subsidi seperti Pertalite dan solar bahkan masih bertahan sejak 3 September 2022 tanpa perubahan.
Harga BBM SPBU Swasta: BP, Vivo, dan Shell
Untuk SPBU swasta, harga BBM juga terpantau tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Berikut daftar harga yang berlaku:
SPBU Vivo:
Revvo 92: Rp12.390 per liter
Revvo 95: Rp12.930 per liter
Diesel Primus: Rp14.610 per liter
SPBU BP-AKR:
BP 92: Rp12.390 per liter
BP Ultimate: Rp12.930 per liter
BP Ultimate Diesel: Rp14.620 per liter
Sementara itu, SPBU Shell Indonesia saat ini mengalami keterbatasan stok BBM di berbagai wilayah.
Baca Juga:The Expendables 3 Tayang di Bioskop Trans TV pada Rabu, 1 April 2026Sinopsis Film L.A. Confidential: Intrik Polisi dan Skandal di Balik Gemerlap Los Angeles
Dalam keterangan resminya, Shell menyampaikan bahwa produk BBM mereka belum tersedia dan masih menunggu proses koordinasi dengan pemerintah terkait izin impor BBM tahun 2026.
Di beberapa wilayah seperti Ciater dan Warung Buncit, Jakarta Selatan, SPBU swasta terpantau hanya menjual BBM jenis tertentu, bahkan ada yang tidak memiliki stok sama sekali.
