Dinilai Berpotensi Kembangkan Wisata, Desa Pasirnanjung Geulis jadi Desa Binaan Pertama Pegadaian di Jabar

Pegadaian
Bupati Kabupaten Sumedang, Dony Ahmad Munir bersama Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto dan Camat Cimanggung, serta Kepala Desa Pasirnanjung usai peresmian Desa Wisata Pasirnanjung Geulis
0 Komentar

Dia pun berpesan kepada masyarakat untuk menjaga fasilitas yang diberikan dan memanfaatkan pelatihan yang ada demi kemajuan ekonomi keluarga.

Sementera itu, Kepala Desa Pasirnanjung, Susi mengakui jika kehadiran Pegadaian dengan Program Peduli Desa-nya sangat membantu. Dia pun berterimakasih kepada Pegadaian atas apa yang diberikan.

“Mudah-mudahan apa yang telah diberikan bermanfaat dan bisa memajukan perekoomian bagi warga desa,” harapnya.

Baca Juga:Melalui Aplikasi JMO, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Layanan Digital Klaim JHT Hingga Rp15 JutaBahas Sejumlah Agenda Kerja, WOM Finance Gelar RUPST dan RUPSLB 2026

Susui menjelaskan, sebenarnya Desa Wisata Pasirnanjung sudah ada sejak dirinya menjabat atau sekitar tahun 2022 dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Untuk luas lahan ada Sembilan hektare. Tapi yang baru satu hektare,”sebutnya.

Sebagai bagian dari implementasi program, Pegadaian telah melakukan pembangunan sejumlah infrastruktur penting, termasuk renovasi fasilitas umum (MCK dan Aula), serta pembuatan landmark desa berupa gapura dan plang penunjuk jalan sebagai bagian dari strategi branding wilayah.

Selain itu, serangkaian pelatihan sertifikasi bagi perangkat desa dan pegiat UMKM juga mulai dijalankan untuk meningkatkan kapabilitas tata kelola desa.

Inisiatif ini merupakan perwujudan dari rencana kerja yang telah disetujui oleh Kementerian BUMN, yang menempatkan kesejahteraan masyarakat desa sebagai pilar utama dalam akselerasi ekonomi nasional.

Melalui pendekatan aktor-aktor desa, Pegadaian berharap model pendampingan di Desa Pasirnanjung ini dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya di Jawa Barat. (*)

0 Komentar