Jelang Idulfitri, LPG 3 Kg Langka di Bandung Barat

Ilustrasi: Gas LPG 3 kilogram. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Ilustrasi: Gas LPG 3 kilogram. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Warga di Kabupaten Bandung Barat mulai mengeluhkan kelangkaan gas LPG ukuran 3 kilogram menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam beberapa hari terakhir, gas bersubsidi tersebut sulit ditemukan di tingkat pengecer. Kondisi ini membuat masyarakat harus berkeliling ke sejumlah tempat untuk mendapatkan pasokan, bahkan tak jarang pulang dengan tangan kosong.

Rachmiaty (30), warga Ngamprah, mengatakan kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kilogram sudah dirasakan sejak beberapa hari terakhir. Ia mengaku harus mendatangi beberapa warung, namun stok kerap kosong.

Baca Juga:Perkuat Ketahanan Pangan Jelang Lebaran, BULOG Bandung Salurkan Bantuan Beras dan Minyak GorengDirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis 

“Sudah beberapa hari ini gas 3 kilogram sulit dicari. Saya khawatir kalau nanti pas mau masak buat Lebaran, gasnya malah habis,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).

Menurutnya, kelangkaan tersebut berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran. Ia menilai kondisi seperti ini kerap dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menaikkan harga di atas normal.

“Kalau barangnya langka, biasanya harga juga ikut naik. Itu yang dikhawatirkan,” katanya.

Rachmiaty berharap pemerintah segera memastikan distribusi gas LPG 3 kilogram berjalan lancar hingga ke tingkat bawah, terutama menjelang hari raya.

“Harapannya menjelang Lebaran seperti sekarang, masyarakat tidak dibuat bingung hanya untuk mencari gas,” tuturnya.

Keluhan serupa disampaikan Miyanti (28), warga Cikalongwetan. Ia mengaku harus berkeliling ke beberapa lokasi karena stok gas di warung sekitar rumahnya sering kosong.

“Sekarang susah sekali, harus ke sana ke sini untuk cari gas. Di warung dekat rumah sering tidak ada,” katanya.

Baca Juga:Perkuat Silaturahmi, Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan Salurkan Paket Sembako di PameungpeukORIS Hadir di Bandung, PT SMI Ajak Masyarakat Jawa Barat Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

Menurut Miyanti, kondisi ini cukup menyulitkan, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan gas LPG 3 kilogram untuk kebutuhan sehari-hari.

“Semoga ke depan pasokan gas bisa kembali normal, jadi masyarakat tidak kesulitan seperti sekarang,” pungkasnya. (Wit)

0 Komentar