Aldi menyebut, keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil analisis arus lalu lintas yang menunjukkan potensi kepadatan kendaraan di kawasan tersebut.
“Berdasarkan analisa tahun ini kami melakukan langkah strategis dan komprehensif. Pos terpadu yang tahun lalu di Cileunyi kami evaluasi kurang efisien, sehingga tahun ini ditempatkan di Jalan Raya Nagreg, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Nagreg,” katanya.
Menurutnya, lokasi tersebut dinilai lebih strategis karena menjadi titik pertemuan arus kendaraan menuju wilayah Garut dan Tasikmalaya.
Baca Juga:Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polres Cimahi Kerahkan 667 PersonelPolda Jabar Siagakan Patroli Siber Selama Mudik–Arus Balik Lebaran 2026
“Di situ akan terjadi penumpukan kendaraan. Ketika kita mendirikan pos terpadu di sana, masyarakat yang menuju Garut maupun Tasik bisa dengan mudah mengaksesnya,” tambahnya.
Selain jalur utama, pihak kepolisian juga memastikan akan melakukan pemantauan pada jalur-jalur alternatif yang kemungkinan dilalui para pemudik.
Pemantauan tersebut dilakukan melalui patroli rutin untuk memastikan kondisi jalur tetap aman.
“Jalur alternatif juga kami pantau dengan tim terkait melalui patroli berkesinambungan untuk memantau jalur-jalur yang dimungkinkan dilewati pemudik,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk kendaraan angkutan barang bersumbu tiga juga diberlakukan pembatasan operasional selama masa arus mudik.
Ia berharap para pelaku usaha dapat mematuhi aturan tersebut agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.
“Untuk sumbu tiga sudah ada pembatasan. Ada pengecualian tertentu seperti kendaraan logistik tertentu, tetapi yang lain ada pembatasan. Kami berharap para pelaku usaha memedomani aturan tersebut agar tertib,” katanya.
Baca Juga:Menteri UMKM Soroti Pasar Domestik Masih “Kotor”, Produk Impor Murah Hambat Pertumbuhan UMKMMudik Lebaran 2026 Buka Peluang Ekonomi, Omzet UMKM Berpotensi Naik hingga 4 Kali Lipat
Lebih lanjut, jalur Nagreg diprediksi kembali menjadi titik perhatian utama selama arus mudik Lebaran tahun ini.
Karena itu, Polresta Bandung menempatkan personel secara berlapis di kawasan tersebut.
“Yang menjadi perhatian utama adalah jalur Nagreg yang mengarah ke Garut dan Tasik. Di sana kami membuat pos-pos berlapis dan meningkatkan personel karena jalur itu akan menjadi fokus masyarakat yang mudik ke arah Garut dan Tasik,” jelasnya.
Di akhir keterangannya, Kapolresta juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik demi keselamatan bersama.
Ia meminta pemudik memastikan kondisi rumah dan kendaraan sebelum berangkat.
