Tradisi Berburu Malam Ganjil Ramadan, Ratusan Jemaah Tarawih di Jalan Pahlawan Empang Kota Bogor 

Ratusan jemaah memadati ruas Jalan Pahlawan di kawasan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, untuk mela
Ratusan jemaah memadati ruas Jalan Pahlawan di kawasan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, untuk melaksanakan salat tarawih pada malam ke-21 Ramadan, Selasa (10/3/2026) malam. Foto: Sekar Andini/Jabar Ekspres/
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ratusan jemaah memadati ruas Jalan Pahlawan di kawasan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, untuk melaksanakan salat tarawih pada malam ke-21 Ramadan, Selasa (10/3/2026) malam.

Pantauan di lokasi, jemaah menggelar sajadah di sepanjang Jalan Pahlawan hingga area sekitar masjid dan makam di kawasan Empang. Arus lalu lintas di sekitar lokasi pun sempat terhenti karena jalan dipenuhi jemaah yang mengikuti salat tarawih berjemaah.

Banyak jemaah datang dari luar Kota Bogor untuk mengikuti tradisi berburu malam ganjil Ramadan yang diyakini memiliki keutamaan, termasuk kemungkinan datangnya malam Lailatul Qadar.

Baca Juga:BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh IndonesiaTransaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan    

Salah satu jemaah, Abdullah (50) asal Jakarta, mengatakan dirinya datang bersama rombongan untuk mengikuti tradisi tersebut yang telah dilakukan sejak lama.

Ia menjelaskan, jemaah biasanya berpindah-pindah lokasi untuk melaksanakan salat tarawih pada malam-malam ganjil Ramadan, dan kali ini memilih Empang, Kota Bogor sebagai lokasi tarawih.

“Ini memang sudah tradisi. Kalau Ramadan ada istilah malam-malam ganjil. Sekarang malam 21 di Empang. Ini memang sudah diniatkan dari dulu. Jadi malam 21 biasanya di Bogor, nanti malam 23, 25, 27 biasanya di Kramat atau Kwitang, Jakarta,” kata Abdullah.

Menurutnya, kawasan Empang sendiri memiliki daya tarik tersendiri bagi jemaah yang ingin beribadah pada malam ganjil Ramadan.

Ia menuturkan, kawasan Empang dianggap sebagai salah satu tempat keramat oleh sebagian masyarakat. Karena itu, banyak jemaah berharap mendapatkan keberkahan ketika melaksanakan salat tarawih di lokasi tersebut.

“Artinya memang tempat ini tempat keramat, saya menyebutnya makam keramat. Kalau tidak ada keramatnya, tidak mungkin ada orang dari Jakarta atau dari mana-mana datang ke sini. Adapun keramat itu kita tidak paham seperti apa, tapi memang ada daya tarik sendiri,” katanya.

Abdullah menambahkan, dirinya datang ke Empang bersama rombongan menggunakan dua mobil. Sebagian anggota rombongan bahkan sudah berada di lokasi sejak sore hari untuk berbuka puasa bersama sebelum melaksanakan salat tarawih.

Baca Juga:Silaturahmi Akbar PKB, Kang Cucun Serahkan Kendaraan Ambulans untuk 31 KecamatanHj Renie Rahayu Fauzi Hadiri Reses Wakil Ketua DPR RI H Cucun A Syamsurijal Dari Fraksi PKB

Sementara itu, jemaah lain, Ahmad Rifki Alatas (18) asal Jakarta Pusat, mengatakan dirinya rutin datang setiap Ramadan bersama rekan-rekannya untuk mengikuti tarawih di kawasan tersebut.

0 Komentar