Tren Kekerasan Anak di Kabupaten Bandung Barat Meningkat, Dua Bulan Tercatat 11 Kasus

Tren Kekerasan Anak di Kabupaten Bandung Barat Meningkat, Dua Bulan Tercatat 11 Kasus
Ilustrasi: Korban kekerasan. Dok Pixabay
0 Komentar

Pada 2021 tercatat 17 kasus, meningkat menjadi 56 kasus pada 2022, lalu 65 kasus pada 2023, dan 73 kasus pada 2024. Lonjakan signifikan terjadi pada 2025 dengan total 134 kasus dan 139 korban.

“Terjadi peningkatan cukup tajam pada 2025. Mayoritas korban masih didominasi anak-anak, khususnya dalam kasus kekerasan seksual,” kata Rini.

Ia menambahkan, dari total kasus sepanjang 2025, kekerasan terhadap anak mencapai 57,7 persen. Sementara kekerasan terhadap perempuan dewasa sebesar 21,7 persen, kasus kekerasan dalam rumah tangga 19,5 persen, dan perdagangan orang 1,1 persen.

Baca Juga:Setahun Nahkodai Bandung Barat, Jeje Klaim Indikator Makro MembaikKabel Bertumpuk di Tiang Jalan, Diskominfotik Bandung Barat Lakukan Penataan Bertahap

“Jika dilihat dari kelompok usia, sekitar 51,5 persen korban adalah anak-anak dan 48,5 persen dewasa. Anak-anak masih menjadi kelompok paling rentan,” ujarnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui atau mengalami kekerasan terhadap perempuan dan anak, agar korban dapat segera memperoleh perlindungan dan pendampingan secara menyeluruh,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar