“Satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, seharusnya sudah mulai menunjukkan arah perubahan yang jelas. Masyarakat menilai dari dampak nyata, bukan dari narasi atau janji,” ujar Andri.
Sejumlah warga berharap pemerintah kota dapat lebih fokus pada penyelesaian persoalan mendasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Mereka menilai, keberhasilan kepemimpinan tidak hanya diukur dari program administratif, tetapi dari sejauh mana perubahan tersebut benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Memasuki tahun kedua kepemimpinan Farhan-Erwin, publik menantikan langkah konkret dan terukur untuk menjawab persoalan banjir, sampah, dan kemacetan yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Kota Bandung. (Dam)
