The Voice Fest, Ketika Suara Mahasiswa Menyemai Kepemimpinan dan Kreativitas di Kota Bandung

The Voice Fest, Ketika Suara Mahasiswa Menyemai Kepemimpinan dan Kreativitas di Kota Bandung
Asisten Managing Director Penerbit Airlangga, Hiko Erlina (Tengah), Adyatama Parekraf tingkat Muda Provinsi Jawa Barat, Melinda Rizki Melinda (Kanan), Rektor Universitas Kristen Maranatha, Prof. Frans Umbudata (Kiri) saat memberikan keterangan kepada awak media. (Sadam / JE)
0 Komentar

Apresiasi datang dari berbagai pihak. JF Adyatama Parekraf tingkat Muda Provinsi Jawa Barat, Melinda Rizki, menilai The Voice Fest sebagai contoh konkret sinergi antara pengembangan talenta muda dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif.

“Kegiatan seperti ini sangat penting. Selain mengembangkan potensi generasi muda, The Voice Fest juga berkontribusi pada subsektor penerbitan, seni musik, dan seni pertunjukan,” katanya.

Menurut Melinda, festival ini juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisata dan menggerakkan roda ekonomi lokal Kota Bandung.

Baca Juga:Di Tengah Tantangan Global, Industri Pengolahan Jadi Tulang Punggung Perekonomian Indonesia di 2025Bangkitkan Ekonomi, Pemerintah Siapkan Anggaran 6 Miliar Dollar untuk Industri Padat Karya 

Hal senada disampaikan Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Nuzrul Irwan Irawan. Ia menilai The Voice Fest memberikan dampak positif, tidak hanya bagi pengembangan sumber daya manusia, tetapi juga bagi sektor pariwisata.

“Event ini membantu mempromosikan Bandung sebagai destinasi wisata kreatif, serta mendorong peningkatan okupansi hotel dan kunjungan wisata,” ujarnya.

Dari kalangan akademisi, Rektor Universitas Kristen Maranatha, Prof. Frans Umbudata, turut memberikan apresiasi.

Ia menyebut The Voice Fest sebagai ajang luar biasa yang membuka ruang kolaborasi lintas kampus dalam pengembangan kreativitas mahasiswa.

“Kami berterima kasih kepada Penerbit Airlangga yang telah melibatkan mahasiswa dari berbagai universitas, tidak hanya di Bandung, tetapi juga di seluruh Pulau Jawa,” tuturnya.

Di tengah gemuruh suara paduan dan lantang pidato para peserta, The Voice Fest menjadi lebih dari sekadar festival. Ia menjelma menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda, tempat suara mereka didengar, bakat mereka dirayakan, dan nilai-nilai kepemimpinan mulai disemai. (Dam)

0 Komentar