Salah seorang warga setempat, Pandu, membenarkan bahwa pencemaran mulai terlihat sejak Jumat lalu.
Menurutnya, perubahan warna air dan bau tak sedap muncul bersamaan dengan kematian massal ikan. “Sejak kemarin airnya tercemar limbah. Air jadi hitam, ikan banyak yang mati, baunya menyengat,” kata Pandu, Senin.
Pandu menambahkan, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di Situ Citongtut. Ia menilai lemahnya pengawasan membuat perusahaan-perusahaan nakal terus mengulangi perbuatannya.
Baca Juga:Situ Citongtut Tercemar Limbah, Ribuan Ikan Mati MendadakKolaborasi Lintas Daerah Jadi Kunci Pulihkan Air Cimahi dari Pencemaran Berat
“Kejadian seperti ini sudah sering. Biasanya ada perusahaan yang buang limbah. Harusnya pemerintah tegas kasih sanksi. Ini kan situ tempat warga mancing, kalau ikannya mati kasihan,” tegasnya.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan, melakukan investigasi menyeluruh, serta menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti mencemari lingkungan. (Reg)
