Sementara itu, kepulan asap di lokasi kejadian dilaporkan mulai berkurang. Meski demikian, hasil pemantauan menunjukkan kadar gas berbahaya, termasuk karbon monoksida, masih terdeteksi dan sebagian berada di atas ambang batas aman.
“Operasi penanganan akan terus berjalan sampai dinyatakan selesai oleh pihak terkait,” tegasnya.
Terkait sumber munculnya asap, PT Antam menyatakan masih menunggu hasil investigasi resmi. Perusahaan memilih tidak berspekulasi sebelum adanya kesimpulan dari aparat terkait.
Baca Juga:Persib Hampir Full Team, Maung Bandung Siap Menggila di El Clasico IndonesiaBukan Sekadar Tiga Poin, Marc Klok Tegaskan Duel Persib vs Persija Soal Harga Diri Kota
“Kami menunggu hasil penelusuran yang komprehensif agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat dan bertanggung jawab,” katanya.
PT Antam menegaskan komitmennya untuk terus memperketat pengamanan wilayah tambang guna mencegah aktivitas pertambangan ilegal yang berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa.
Perusahaan juga menekankan bahwa aspek kemanusiaan dan keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan insiden di kawasan tambang emas Pongkor.
“Kami akan terus meningkatkan pengamanan dan menjalankan penanganan ini secara profesional, humanis, serta mengedepankan keselamatan,” pungkasnya.
