Sementara itu, Ketua RT 02 RW 05 Kelurahan Leuwigajah, Edi Setiawan menyatakan hingga kini belum ada keluhan serius dari orang tua siswa terkait keberadaan material sisa renovasi tersebut.
“Kalau keluhan ke saya secara langsung itu tidak ada, secara urgensi mah tidak ada. KBM tidak terganggu,” ujar Edi.
Meski demikian, ia mengakui tumpukan material tersebut mengurangi fungsi halaman sekolah, terutama sebagai area bermain, olahraga, dan tempat pelaksanaan upacara bendera.
Baca Juga:Material Pascarenovasi SDN Mandiri 1 Leuwigajah Berserakan, Pihak Sekolah Pastikan Keselamatan SiswaBelajar di Bawah Tenda, Semangat Siswa SDN Kencana 1 Bogor Tak Surut di Tengah Renovasi SekolahÂ
“Lahan yang biasa dipakai bermain dan olahraga jadi terpakai. Selain itu juga kurang enak dipandang, sekolah ada rongsokan,” katanya.
Edi menilai, secara ideal, area sekolah seharusnya bersih dari material bongkaran demi keselamatan siswa.
“Takutnya anak-anak main, kayu ketendang atau jatuh ketimpa, apalagi ada paku-paku. Itu bisa membahayakan,” jelasnya.
Ia berharap penanganan aset bekas renovasi dapat segera diselesaikan agar halaman sekolah kembali bersih dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa. (Mong)
