JABAR EKSPRES – Memasuki awal tahun 2026, kebutuhan modal usaha kembali meningkat, terutama di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menjawab kebutuhan tersebut, Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Mandiri 2026 resmi kembali dibuka dengan skema pinjaman ringan, bunga rendah, dan proses pengajuan yang semakin mudah.
Program ini menawarkan plafon pinjaman mulai Rp10 juta hingga Rp100 juta dengan cicilan terjangkau, bahkan untuk nominal kecil angsuran dimulai dari Rp300 ribuan per bulan.
KUR Mandiri 2026 menjadi salah satu program pembiayaan paling diminati karena didukung penuh oleh pemerintah dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga:Terbaru! Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Hadiah Gems dan Pemain OVR 1155 Tablet Performa Tinggi 2026 untuk Gaming Berat dan Kerja Profesional
Dengan bunga hanya 6 persen per tahun, KUR Mandiri jauh lebih aman dan ekonomis dibandingkan pinjaman non-bank maupun pinjol ilegal yang membebankan bunga harian tinggi.
Tahun 2026 menjadi momentum penting percepatan penyaluran KUR nasional. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan bersama OJK menargetkan peningkatan pembiayaan UMKM sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi.
Bank Mandiri sebagai salah satu bank BUMN terbesar menyiapkan kuota KUR hingga Rp50 triliun khusus untuk KUR Mikro dan KUR Kecil pada semester pertama 2026.
Langkah ini membuka peluang besar bagi berbagai jenis usaha, mulai dari pedagang online, pemilik warung makan, bengkel kendaraan, petani, peternak, hingga pelaku ekonomi kreatif dan konten digital.
Bank Mandiri juga mendorong pengajuan secara digital agar proses lebih cepat dan efisien.
Syarat Pengajuan KUR Mandiri 2026
Salah satu keunggulan KUR Mandiri 2026 adalah persyaratannya yang relatif mudah. Program ini ditujukan bagi pelaku usaha yang telah berjalan minimal 6 bulan. Adapun syarat umum yang perlu dipenuhi antara lain:
- KTP dan NPWP (perorangan atau badan usaha)
- Bukti usaha aktif, seperti foto lokasi usaha, laporan omzet, atau mutasi rekening
- Usia pemohon 21–60 tahun
- Tidak memiliki catatan kredit bermasalah di SLIK OJK
- Usaha berada di sektor produktif
Untuk pinjaman Rp10–50 juta (KUR Mikro), pemohon tidak diwajibkan menyerahkan agunan. Sementara pinjaman Rp50–100 juta (KUR Kecil) hanya memerlukan jaminan ringan seperti BPKB kendaraan atau sertifikat tanah.
