JABAR EKSPRES — Bupati Bogor Rudy Susmanto mengimbau masyarakat agar lebih cermat dan teliti dalam menyikapi informasi yang beredar, khususnya kabar simpang siur terkait dugaan korban jiwa di kawasan tambang Nanggung, Kabupaten Bogor.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke lokasi untuk melakukan verifikasi dan memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
Sebelumnya, beredar kabar yang menyebutkan adanya sekitar lima orang meninggal dunia saat melakukan aktivitas penambangan.
Baca Juga:Persib Hampir Full Team, Maung Bandung Siap Menggila di El Clasico IndonesiaBukan Sekadar Tiga Poin, Marc Klok Tegaskan Duel Persib vs Persija Soal Harga Diri Kota
Bahkan, melalui pesan berantai, muncul informasi yang menyatakan adanya keracunan di lubang tambang hingga menyebabkan ratusan korban jiwa.
Bupati Bogor menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan telah dipastikan sebagai kabar bohong.
“Terdengar bahwa ada korban terjebak 700 orang, kita pastikan tidak betul. Kenapa kita pastikan tidak betul? Kami bicara hari ini berangkatnya di Kecamatan Nanggung di lokasi aneka tambang. Yang betul adalah level 700, bukan ada korban 700,” kata Rudy di Nanggung, pada Rabu (14/1/2026).
Ia juga menjelaskan bahwa pihak PT Aneka Tambang (Antam) telah melakukan pengecekan dan memastikan tidak ada aktivitas penambangan pada saat munculnya asap di lokasi tersebut.
“Bahkan Antam sendiri sudah memverifikasi, sudah mengecek, bahwa tidak ada aktivitas kegiatan penambangan pada saat terjadinya muncul asap,” lanjutnya.
Menurut Rudy, langkah cepat Pemkab Bogor bersama Forkopimda dilakukan semata-mata untuk menjaga ketenangan masyarakat dan mencegah kepanikan akibat informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Ia pun mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan kebenaran sumber informasi sebelum menyebarkannya kepada pihak lain.
Baca Juga:Di Bawah Kepemimpinan Prabowo, Mentan Amran Antar Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025Meski Pincang, Macan Kemayoran Pede Tantang Persib di GBLA
“Jangan sampai membuat masyarakat menjadi panik, dan tentunya kami semua ada di sini untuk melayani masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkasnya.
