“Jumlah itu merupakan gabungan antara sampah pasca perayaan tahun baru dan sampah domestik yang memang setiap hari tetap kami layani,” ujarnya.
Meski sebagian layanan publik libur, operasional pengelolaan sampah di Kota Cimahi tidak dihentikan. Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) tetap beroperasi di sejumlah titik, seperti TPS 3R Pasar Atas dan TPS 3R Cibeber.
DLH menargetkan pengolahan sekitar 20 ton sampah per hari di empat lokasi TPS 3R yang aktif.
Baca Juga:Relawan PNM Kembali Turun Langsung Salurkan Bantuan dan Kuatkan Korban BencanaDe Braga by ARTOTEL Resmi Perkenalkan General Manager Baru dan Raih Sertifikasi GSTC
Chanifah mengakui, keterbatasan kuota ritase ke TPA Sarimukti masih menjadi tantangan struktural bagi Kota Cimahi. Namun, hingga saat ini kuota yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih dapat dipenuhi tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah semuanya aman dan terkendali. Tidak ada hambatan yang mengganggu pelayanan. Ritase yang diberikan masih mencukupi dan pengolahan di TPS 3R tetap berjalan, meski hari libur,” katanya.
Ia menilai kondisi tersebut tidak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, terutama dengan mengurangi aktivitas yang berpotensi menghasilkan timbulan besar saat perayaan.
Meski demikian, Chanifah menegaskan bahwa tantangan pengelolaan sampah tidak bisa sepenuhnya dibebankan pada pemerintah. Perubahan perilaku masyarakat tetap menjadi kunci utama.
“Sampah adalah tanggung jawab dari yang menghasilkan sampah. Kami mengimbau masyarakat untuk terus melakukan pemilahan, minimal antara sampah organik dan anorganik. Sampah organik seharusnya bisa diselesaikan di tingkat rumah tangga dan tidak semuanya berakhir di TPA,” ujarnya.
Menurut Chanifah, pemilahan di sumber merupakan langkah paling krusial untuk mengurangi beban TPA dan mencegah krisis sampah di masa mendatang. Ia pun meminta warga tidak jenuh untuk terus membangun kebiasaan tersebut.
DLH Cimahi memastikan pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti, penyapuan jalan di lokasi strategis, serta pengolahan di TPS 3R akan terus berjalan sesuai jadwal sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan kota pasca momentum pergantian tahun.
Baca Juga:20 Delegasi Internasional Hadir di Bandung, JCI Dorong Kolaborasi Bisnis BerkelanjutanGelar CSR di Cimanggung, PT MBK Ventura Ajak Kelola Keuangan dan Peduli Lingkungan
“Jangan bosan-bosan memilah sampah dari rumah. Kesadaran di tingkat sumber adalah fondasi utama pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” kata dia menutup. (Mong)
