Contoh Teks Khutbah Jumat Menyambut Tahun Baru: Renungan, Tobat, dan Menyongsong Hidup yang Lebih Baik

Teks Khutbah Jumat
Teks khutbah Jumat menyambut tahun baru. (Pixabay/Mohamed_hassan)
0 Komentar

Sudahkah kita menjadi hamba Allah yang lebih baik? Sudahkah kita memberikan manfaat bagi orang lain? Atau justru sebaliknya, kita lebih banyak melakukan dosa dan kesalahan?

Jika demikian, maka segeralah bertobat kepada Allah SWT dan memohon ampunan atas segala dosa dan kesalahan yang telah kita perbuat.

Jangan menunda-nunda tobat, karena kita tidak tahu kapan ajal akan menjemput.

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah

Baca Juga:30 Kode Redeem Free Fire Terbaru 24 Desember 2025, Raih Silent Assasins dan Criminal Ghost!Daftar Pemain Persib yang Bakal Absen Lawan PSM Makassar, Siapa Saja?

Dengan menjadikan momentum akhir tahun ini untuk bermuhasabah, kita akan sadar di mana letak kesalahan dan kelalaian yang telah kita lakukan dalam setahun yang telah berlalu.

Dan kita juga akan tahu di mana letak kebaikan yang harus terus kita lakukan dan kita sempurnakan untuk tahun-tahun berikutnya.

Oleh sebab itu, diriwayatkan dari Maimun bin Mahran dalam kitab Ihya Ulumiddin, jilid IV, halaman 404, bahwa seseorang tidak benar-benar dikatakan sebagai seorang yang bertakwa, sebelum ia melakukan introspeksi atau muhasabah terhadap dirinya:

وَعَنْ مَيْمُونِ بْنِ مَهْرَانَ أَنَّهُ قَالَ: لَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنَ الْمُتَّقِينَ حَتَّى يُحَاسِبَ نَفْسَهُ

Artinya, “Dan dari Maimun bin Mahran, bahwasanya ia berkata: ‘Tidaklah seorang hamba termasuk golongan orang-orang yang bertakwa, hingga ia bermuhasabah (mengintrospeksi) dirinya sendiri.”

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah

Oleh sebab itu, marilah kita jadikan akhir tahun sebagai titik kesadaran bagi kita semua untuk melakukan muhasabah.

Pergantian siang dan malam serta berlalunya tahun demi tahun adalah tanda kekuasaan Allah sekaligus pengingat bahwa umur kita terus berkurang dan kesempatan beramal semakin terbatas.

Karena itu, mari kita isi sisa usia dengan muhasabah yang jujur, tobat yang sungguh-sungguh, dan amal saleh yang terus ditingkatkan.

Baca Juga:Jadwal Bursa Transfer Paruh Musim Super League 2025/2026, Persib Segera Umumkan Joey Pelupessy?Persib vs PSM Makassar: Momentum Maung Bandung Geser Posisi Borneo FC

Demikianlah khutbah Jumat kali ini tentang pentingnya bermuhasabah di penghujung tahun, agar kita dapat merenungkan perjalanan hidup kita, mengevaluasi amal perbuatan, dan memperbaiki diri untuk menjadi hamba Allah yang lebih baik.

Semoga khutbah ini membawa berkah dan manfaat bagi kita semua, serta memberikan kita kekuatan untuk menyongsong tahun baru dengan semangat baru dan tekad yang lebih kuat untuk meraih ridha Allah SWT. Amin ya rabbal alamin.

0 Komentar