“Kabupaten Bogor memiliki kekayaan budaya yang besar. Pembentukan Dinas Kebudayaan diharapkan dapat menjadi wadah untuk mengembangkan dan merealisasikan potensi tersebut,” ujarnya.
Kedua dinas baru tersebut direncanakan akan berkantor di kawasan Vivo Mall. Penempatan ini juga bertujuan untuk menghidupkan kembali aktivitas salah satu pusat perbelanjaan di Kabupaten Bogor serta memberi ruang bagi pelaku UMKM.
“Insya Allah mulai 1 Januari 2026 kedua dinas ini sudah mulai berlaku dan beroperasi,” pungkas Ajat.
