Kementerian Kebudayaan Resmikan Padepokan Silat Cimande, Upaya Pengembangan Ekosistem Tradisi Silat Nusantara

Kementerian Kebudayaan Resmikan Padepokan Silat Cimande, Upaya Pengembangan Ekosistem Tradisi Silat Nusantara
Kementerian Kebudayaan resmikan Padepokan Silat Cimande. Foto: Dok Cimande
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kementerian Kebudayaan RI melalui Direktorat Sarana dan Prasarana Kementerian Kebudayaan meresmikan Padepokan Silat Cimande sekaligus mendukung Festival Rakyat Cimande di Desa Cimande, Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut merupakan komitmen untuk mengembangkan ekosistem tradisi silat agar nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tetap relevan dan lestari di tengah perkembangan zaman.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir secara langsung untuk meresmikan Padepokan Silat Cimande.

Baca Juga:Kemajuan Bangsa Bertumpu pada Perempuan, Bupati Bogor Tegaskan Peran Strategis Menuju Indonesia Emas 2045Peringati Hari Ibu, Marlyn Maisarah dan Nurunnisa Setiawan Perkuat Pemberdayaan Perempuan di Kabupaten Bogor

Dalam sambutannya, Menbud Fadli menyambut baik revitalisasi gedung dan peresmian Padepokan Silat Cimande. Menurutnya, aktivasi ruang publik merupakan satu komitmen penegasan bahwa negara hadir untuk memastikan ruang budaya benar-benar hidup, terawat dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kita bisa membuat ekosistem di mana Cimande ini bisa membuat orang datang untuk berbagai tujuan, misalnya untuk workshop dan belajar pencak silat. Kita juga bisa menciptakan platform budaya yang mendata literasi tentang pencak silat, kemudian bisa juga dibuat festival yang bisa menghidupkan ekonomi budaya masyarakat Cimande sendiri,”ujarnya Senin, (22/12).

Lebih jauh, Menbud menegaskan bahwa Desa Cimande dapat menjadi pusat ekonomi dan wisata, seperti wisata kesehatan, wisata religi, hingga wisata kuliner.

“Semoga wilayah Padepokan Cimande dan sekitarnya ini semakin maju, pencak silat juga semakin maju, di samping itu juga ekonomi di sini dengan keberadaan ini juga tentu semakin maju,” katanya.

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, Ahmad Mahendra, menjelaskan bahwa aktivasi Padepokan Silat Cimande memiliki sejumlah fungsi strategis dalam pemajuan kebudayaan.

“Pusat Pencak Silat Cimande ini kami dorong untuk menjalankan berbagai fungsi, yakni pusat edukasi dan regenerasi dari pencak silat, terutama pusat pengarsipan sejarah dan pengetahuan Cimande. Kemudian, resminya padepokan ini dapat menjadi destinasi pariwisata berbasis pengalaman budaya yang menawarkan interaksi dan kearifan lokal,” imbuhnya.

Sebagai langkah nyata dalam menumbuhkan ekosistem seni silat, Kementerian Kebudayaan memberikan atensi penuh pada penyelenggaraan Peresmian Pusat Pencak Silat Aliran Cimande (PPSAC) dan Festival Rakyat Cimande.

Baca Juga:Diduga Terjadi Pergerakan Tanah, Rumah di Ciampea Kabupaten Bogor Ambruk Kampanyekan Hidup Sehat, Bupati Bogor dan Menko AHY Lari Bersama hingga Tanam Pohon di CFD Tegar Beriman 

Agenda ini dimaknai bukan sekadar sebagai seremonial semata, melainkan sebagai momentum strategis dalam mengaktivasi sarana dan prasarana kebudayaan dengan berbagai kegiatan, agar kebudayaan terus hidup di tengah masyarakat.

0 Komentar