JABAR EKSPRES – Puncak arus libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), diprediksi akan terjadi pada hari ini, Senin 22 Desember 2025.
Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) mengatakan bahwa jajarannya telah menyiapkan sejumlah skema pengaturan.
“Kita sudah memetakan beberapa titik kemacetan, dan yang akan kita lakukan mulai dari strategi One Way, kemudian Ganjil Genap, Contra flow, sampai pengalihan arus,” ucap Wakapolda Jabar, Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Senin (22/12).
Baca Juga:Gencarkan Program Mudik Gratis Selama Nataru, Menhub: Perjalanan agar Lebih AmanLibur Panjang Nataru, Aparat Gabungan Perketat Pengamanan di Cimahi dan Bandung Barat
Menurut Adi, beberapa pola pengaturan tersebut penting dilakukan oleh jajarannya. Mengingat wilayah Jawa Barat, kerap menjadi tujuan atau destinasi utama bagi masyarakat khususnya yang berada di luar daerah saat memasuki libur panjang Nataru.
“Maka dari itu untuk pengamanan tersebut kami mengerahkan sekitar 25.000 peronel gabungan yang terdiri dari 15.000 anggota Polri, sekitar 2.000 personel TNI, serta 8.000 personel dari instansi terkait,” ungkapnya.
Selain jumlah personel, Adi menuturkan dalam pengamanan Nataru kali ini, Polda Jabar juga akan mendirikan posko yang tersebar di sejumlah titik hingga mencapai 304 Pos.
“Pos tersebut disiagakan untuk melayani dan mengamankan masyarakat selama periode Nataru. Terdiri dari 216 pos pelayanan, 63 pos pengamanan dan 25 pos terpadu,” imbuhnya.
Sebelumnya, sebanyak 26.642 personel gabungan, resmi dikerahkan oleh Polda Jabar melalui kegiatan Apel Gelar Operasi Lilin Lodaya 2025.
Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyebut operasi yang bertujuan untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), akan dilaksanakan selama 14 hari mulai dari tanggal 19 Desember 2025-2 Januari 2026.
“Ini bertujuan untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di seluruh wilayah Jawa Barat,” katanya beberapa waktu lalu.(San).
