JABAR EKSPRES – Dalam upaya meningkatkan kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini, Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) terus melakukan penyuluhan gigi berlubang pada anak.
Kegiatan yang digelar pada Rabu, 7 Mei 2025, mulai pukul 08.00–11.00 WIB, bertempat di Puskesmas Melong Tengah, Jl. Melong Tengah No.139, RT.002/RW.004, Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Pengmas) ini melibatkan Dr. Jeffrey, drg. Sp.KGA dan Marlin Himawati, drg., Sp.Ort., MDSc, bersama mahasiswa, yang secara aktif memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah dan masyarakat sekitar.
Baca Juga:Simak di Sini, Manfaat Penggunaan Two-Factor Authentication (2FA) untuk Melindungi Akun Digital Anda5 Tempat Menarik di Jambi yang Wajib Masuk Daftar Kunjunganmu
Dr. Jeffrey, drg. Sp.KGA didampingi Marlin Himawati, drg., Sp.Ort., MDSc, mengatakan jika penyuluhan kali ini difokuskan pada pengenalan gigi berlubang, penyebabnya, serta cara pencegahan melalui kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut yang baik dan benar.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat, khususnya anak-anak, tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari kesehatan tubuh secara menyeluruh,” katanya.
Dia berharap, melalui penyampaian materi yang komunikatif dan interaktif, peserta dapat memahami pentingnya menyikat gigi secara teratur, memilih makanan yang sehat, serta rutin memeriksakan gigi ke fasilitas pelayanan kesehatan.
“Secara garis besar, indikator keberhasilan program ini meliputi meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, terbentuknya perilaku hidup sehat yang mendukung kesehatan gigi, serta meningkatnya derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat Melong Tengah,” tuturnya.
Dia juga berharap, kegiatan ini juga dapat mendorong peningkatan kesehatan lingkungan dan kesadaran bersama dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga, lanjutnya, Puskesmas Melong Tengah bersama tenaga kesehatan gigi dan mahasiswa berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan gigi dan mulut.
“Dengan edukasi yang berkesinambungan, diharapkan angka kejadian gigi berlubang pada anak dapat ditekan, sehingga kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Melong Tengah semakin meningkat,” tandasnya. (*)
