Para kader PKK Anyelir 12 sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini sampai selesai.
Ketua pengabdian masyarakat kelompok 20, Irisanna Tambunan, S.Kep., Ners., M.KM., menjelaskan program pengabdian masyarakat yang komprehensif ini sangat penting dikarenakan tidak hanya berfokus pada mobilisasi dini, tetapi juga membekali ibu-ibu kader dengan kemampuan mengenali serta merespons kegawatdaruratan pasca SC dan perawatan sederhana pada luka post SC.
Melalui edukasi yang berbasis komunitas, diharapkan terjadi peningkatan keselamatan ibu, percepatan pemulihan, serta pencegahan komplikasi di wilayah PKK Anyelir 12.
Baca Juga:Seken Masih Laris, Ini Dia Harga dan Panduan Membeli Yamaha NMAX BekasPLN Icon Plus Dukung Peresmian SPKLU Center UP3 Bandung Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik Nataru 2025
Integrasi program ini dengan layanan puskesmas atau fasilitas kesehatan lain sangat penting, misalnya dengan menggabungkan modul SIGAP IBU (Siap, Gerak Aktif Ibu) ke dalam kelas untuk ibu hamil, ibu pasca melahirkan, atau edukasi PKK, agar cakupan edukasi semakin meluas dan berkelanjutan.
Program lanjutan ini diperlukan karena peningkatan pengetahuan tidak menjamin keberlanjutan perilaku.
Pemantauan berkala dan dukungan komunitas (Community Support System) dapat mempertahankan kualitas penerapan perawatan luka.
