Ia menegaskan bahwa masyarakat Sunda selama ini hidup damai dan tidak pernah mencari konflik dengan pihak mana pun. Karena itu, ia mempertanyakan motif Resbob membuat pernyataan yang memicu kegaduhan.
Baik Gani maupun Wahyu sepakat bahwa pemerintah dan aparat penegak hukum perlu mengambil langkah tegas. Mereka menilai penanganan yang jelas akan memberikan pesan penting bagi masyarakat, terutama anak muda, bahwa rasisme bukan sesuatu yang bisa dinormalisasi.
“Ya harus dibenahi, jangan sampai membawa dampak buruk ke anak-anak muda. Mereka itu harapan kita untuk meneruskan kesundaan dan nilai-nilai yang dijaga para sesepuh,” tutupnya. (mong)
