Sebagai contoh, pinjaman Rp10 juta dengan tenor 60 bulan mempunyai cicilan hanya sekitar Rp216.667 per bulan atau kurang lebih Rp7.500 per hari.
Nilai tersebut sangat terjangkau bagi pelaku usaha kecil seperti pedagang kaki lima, warung makan, usaha online rumahan, hingga penjual jasa skala kecil.
Sementara itu, bagi usaha yang sudah berkembang dan membutuhkan modal lebih besar, plafon Rp100 juta dengan tenor 60 bulan menghasilkan cicilan sekitar Rp2.166.667 per bulan, angka yang masih tergolong ringan apabila omzet usaha sudah berjalan stabil.
Baca Juga:Tabel KUR BRI UMKM 2025: Pinjaman Rp 1–20 Juta, Cicilan Mulai 7 Ribuan Per HariTabel KUR BRI 2025 Angsuran Termurah Rp5 Ribuan untuk Modal Usaha UMKM Perintis!
Syarat Pengajuan KUR BRI 2025
Untuk mengajukan pembiayaan KUR BRI, beberapa persyaratan dasar yang umumnya dibutuhkan antara lain:
- Membawa e-KTP dan NPWP
- Usaha sudah berjalan minimal 6 bulan
- Mengisi formulir pengajuan KUR
- Memenuhi kelengkapan administrasi sesuai ketentuan BRI
BRI juga semakin mempercepat dan mempermudah proses pengajuan dengan dukungan layanan digital, sehingga calon debitur dapat mengajukan KUR tanpa harus menghabiskan waktu lama di kantor cabang.
Proses yang lebih cepat ini menjadi keunggulan tersendiri bagi pelaku UMKM yang membutuhkan akses permodalan segera.
