JABAR EKSPRES – Francesco “Pecco” Bagnaia dari Ducati Lenovo kini memusatkan perhatian pada persiapan dan pengembangan motor untuk menghadapi MotoGP musim 2026. Setelah melalui musim 2025 yang penuh tantangan, pembalap asal Italia tersebut mengakui banyak mengalami kendala pada Desmosedici GP25, terutama terkait hilangnya daya cengkeram di bagian rem depan.
Masalah teknis yang tidak kunjung terpecahkan membuat Pecco harus merelakan peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia. Ia pun gagal mematahkan dominasi rekan setimnya, Marc Marquez, yang kembali tampil sebagai juara dunia pada musim 2025.
“Sekarang saya ingin fokus untuk uji coba pada Selasa (18/11). Targetnya adalah untuk selangkah lebih maju dan mempunyai pondasi yang tengah kami persiapkan untuk memulai musim 2026,” ujar Pecco, dikutip dari Ducati Lenovo.
Baca Juga:6 Rekomendasi Motor Listrik Honda Terbaru 2025: Spesifikasi, Harga, dan Fitur LengkapSimulasi Lengkap Tabel KUR BRI 2025 Pinjaman 50 Juta, Intip Cara Mengajukannya di sini!
Musim 2025 ditutup dengan catatan pahit bagi juara dunia dua kali tersebut. Pada MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Pecco harus mengakhiri balapan lebih cepat setelah kehilangan kendali di tikungan keempat dan keluar lintasan. Insiden itu memaksanya mundur dari perlombaan dan mencatat hasil DNF.
Pecco menjelaskan bahwa insiden itu murni kecelakaan balapan. Ia masih bersyukur tidak mengalami cedera serius, meski kakinya sempat terbentur roda setelah terjatuh.
“Ini sebuah insiden balapan. Sisi positifnya saya tidak mengalami cedera, setelah crash kaki saya sempat menghantam roda,” ungkapnya.
Rangkaian hasil kurang memuaskan di beberapa seri terakhir akhirnya menyeret Pecco ke posisi kelima klasemen akhir musim 2025 dengan total 288 poin. Ia berada di bawah Marc Marquez, Alex Marquez, Marco Bezzecchi, dan Pedro Acosta. Dengan fokus baru pada proyek motor 2026, Pecco berharap dapat kembali bangkit dan bersaing memperebutkan gelar di musim mendatang.*
SUMBER: ANTARA
