Kekuatan Industri Lokal Menghadapi Dinamika Global

Foto: Christian Jaya di Unsplash
Foto: Christian Jaya di Unsplash
0 Komentar

Meski dihimpit tekanan fiskal domestik dan ketidakpastian global, Indonesia masih memiliki fondasi yang kuat yakni kapasitas produksi yang masif, tenaga kerja yang kompetitif, dan posisi geografis yang strategis. Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) yang akan menghapus hampir seluruh tarif pada 2027 membuka pintu lebar-lebar untuk pertumbuhan baru yang lebih berkelanjutan.

Di banyak pelosok negeri, dari Tangerang hingga Sidoarjo, roda-roda pabrik sepatu terus berputar tanpa henti. Mereka adalah saksi bisu bahwa industri ini tidak sekadar bertahan, tetapi aktif mencari celah peluang di tengah perubahan yang konstan. Masa depan industri alas kaki Indonesia akan sangat ditentukan oleh kelincahannya dalam beradaptasi, baik menghadapi gelombang geopolitik maupun arus perdagangan global yang tak pernah berhenti berubah. (*)

Referensi:Oliveras, C. (2025, September 30). From deficit to tariffs: Indonesia’s journey in the world’s top 3 footwear markets. Modaes Global.World Footwear (2025, January 10). The World Footwear Yearbook 2025.Boediono, L. (2024, June 24). Indonesia Economy Projected to Remain Resilient. World Bank.Pardede, J., Rachman, F., Harisandi, A., Ardie, Q., & Utami, A. (2024, February 1). Indonesia Footwear Industry. Permata Bank Institute for Economic Research.

Laman:

1 2 3
0 Komentar