Ia juga memastikan waktu dan jumlah soal dalam TKA telah disesuaikan agar proporsional dan tidak memberatkan peserta.
“Pada umumnya sudah cukup dari waktu yang tersedia, bahkan ada beberapa siswa yang optimis bisa menyelesaikan semua soal dengan baik,” katanya.
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pelaksanaan TKA tahun ini diikuti oleh 3.518.167 siswa kelas XII dari 43.918 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Rinciannya, siswa SMA sebanyak 1,75 juta peserta, SMK sebanyak 1,59 juta peserta, dan Madrasah Aliyah sekitar 506 ribu peserta.
Baca Juga:SPMB Kota Bandung Disorot, Farhan Laporkan Dugaan Jual Beli Kursi ke WamendikdasmenWamendiksamen Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 2 Babakan Madang, Pastikan Berjalan Lancar
Selain itu, satuan pendidikan keagamaan dan khusus seperti Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK), SMA Kristen, SMA Agama Katolik (SMAgK), serta Sekolah Luar Biasa (SLB) juga tercatat mengikuti TKA tahun ini. Sebagian besar sekolah telah menyatakan siap menyelenggarakan TKA secara digital dengan dukungan fasilitas memadai.
“Dengan TKA ini, siswa akan bisa melihat kemampuan akademiknya secara lebih objektif. Misalnya, ada yang ingin melanjutkan ke luar negeri seperti ke Jerman, tentu mereka akan memiliki peta kemampuan yang lebih jelas untuk menentukan arah pendidikan,” pungkas Atip. (Dam)
