“Kalau nanti ada tawaran, tentu saya akan pertimbangkan. Tapi prinsip saya, kalau ada tawaran yang baik, saya terbuka ke mana saja,” ujar pelatih berusia 49 tahun itu.
Shin menambahkan bahwa dirinya sudah terlanjur memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia, baik dengan pemain maupun para pendukung sepak bolanya.
“Jujur saja, hati saya tetap condong ke Indonesia. Bahkan kalau ada tawaran yang sedikit lebih baik dari negara lain, tapi Indonesia menawar dengan sungguh-sungguh, Indonesia akan selalu jadi pilihan pertama saya,” ucapnya tegas.
Baca Juga:Alex Pastoor Ungkap Isi Kesepakatan Rahasia dengan PSSI Usai Pemutusan KontrakBojan Hodak Waspadai Kebangkitan Selangor FC, Julio Cesar Siap Perkuat Lini Pertahanan Persib
Pernyataan tersebut sontak membuat harapan publik semakin besar agar PSSI segera mengambil langkah konkret mendekati pelatih yang akrab dipanggil STY itu.
Namun hingga kini, Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa belum ada komunikasi resmi dari PSSI mengenai kemungkinan dirinya kembali menangani Timnas Indonesia.
“Belum pernah ada telepon atau tawaran resmi sama sekali. Belum ada sama sekali,” kata Shin.
Situasi ini membuat bola panas kini berada di tangan PSSI. Masyarakat sepak bola menunggu apakah federasi akan bergerak cepat mengamankan jasa pelatih yang dinilai sukses membangun fondasi skuad Garuda.
Di sisi lain, spekulasi mengenai siapa pengganti tetap Patrick Kluivert terus bergulir. Beberapa nama lokal maupun asing turut disebut-sebut sebagai alternatif.
Namun, jika melihat dukungan dari berbagai kalangan dan rekam jejak yang telah dibuktikan Shin selama lima tahun, peluang kembalinya STY bisa menjadi opsi paling realistis saat ini.
