JABAR EKSPRES – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (UNPAD), resmi menggelar Enterpreneur Talk 2025 yang dilaksanakan di Graha Sanusi Hardjadinata Universitas Padjadjaran, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Sabtu, 18 Oktober 2025.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk talk show serta diskusi ini, turut menghadirkan beberapa narasumber diantaranya seperti Endy Sepkendarsyah S. Sn dari Pemerintahan Kementrian Hukum Provinsi Jawa Barat, Prof. dr. Muhammad Amrulloh, S.H, M.H, Dosen TIKKI Fakultas Hukum UNPAD, dan Sabri Rasyid selaku AVP External communication PT Telkom Indonesia.
Dalam sambutannya Ketua BEM Fakultas Hukum UNPAD, Muhammad Fitrah Aryo Ahsary mengatakan bahwa kegiatan ini sengaja dilakukan guna memberikan pemahaman dan wawasan khususnya kepada mahasiswa Fakultas Hukum UNPAD terkait pentingnya penggunaan teknologi Artificial Intelligence atau AI untuk ekonomi kreatif
Baca Juga:Gubernur Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Pemimpin Percepatan Ekonomi DaerahDirut Pertamina Beri Apresiasi atas Kontribusi dan Semangat Perwira Saka Subholding Gas
“Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan juga sharing ilmu agar dapat membuka wawasan terhadap tantangan yang sebenarnya ada di depan kita,” ucapanya
Sementara dilokasi yang sama, AVP External communication PT Telkom Indonesia sekaligus narasumber dalam kegiatan tersebut, Sabri Rasyid menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi AI bagi pelaku UMKM ekonomi kreatif cukup penting dilakuan.
Sebab dengan memanfaatkan teknologi yang memliki kekayaan Intelektual, Rasyid menyebut bahwa dengan menggunakan AIbdapat memudahkan segala hal khususnya dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang dijalankan oleh para pelaku UMKM.
“Karena teknologi AI itu adalah tools atau alat untuk memperkaya aset kita. Sehingga kita harus pandai semua, termasuk dalam pemanfaatan teknologi khususnya kehadiran AI,” ucapnya
Menurut Rasyid pemanfaatan AI dikalangan UMKM khususnya ekonomi kreatif, saat ini masih perlu dikembangkan. Pasalnya kata dia, hingga sejauh ini berdasarkan pengamatannya masih banyak masyarakat yang menyalah artikan tentang penggunaan teknologi AI.
“Padahal kalau menurut istilah saya AI itu harus kita jinakan. Kita sudah sampaikan, jangan takut dengan AI karena AI itu hanya sebatas akal imitasi. Jadi ini masih perlu dikembangkan, jangan sampai pemahamannya bahwa AI itu adalah sesuatu hal yang menakutkan,” ucapnya
Oleh karena itu, melalui kegiatan Enterpreneur Talk 2025 yang dilaksanakan oleh BEM Fakultas Hukum UNPAD, Rasyid berharap masyarakat khususnya pelaku UMKM ekonomi kreatif dapat lebih bijak lagi dalam penggunaan teknologi AI.
