“Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang mengaku dapat meloloskan seseorang menjadi pegawai kejaksaan dengan memberikan sejumlah uang atau imbalan. Semua proses penerimaan dilakukan secara terbuka dan gratis,” ucapnya menegaskan.
Sebagai informasi, Satgas SIRI merupakan unit khusus di bawah Jaksa Agung Muda Intelijen yang bertugas melakukan deteksi dini, pencegahan, dan penindakan terhadap penyalahgunaan nama, atribut, maupun jabatan kejaksaan, serta mendukung reformasi dan pengamanan sumber daya organisasi.
Saat ditanya apakah pelaku mengaku sebagai jaksa, Nurintan menjawab, “Ya, pelaku hanya mengaku dapat membantu memasukkan korban untuk lolos seleksi CPNS kejaksaan.”
Terkait profesi pelaku yang sebenarnya, Nurintan menyebut belum bisa memastikan.
Baca Juga:Kejari Cimahi-Disnaker Bekali Keterampilan Kerja pada Pelaku yang Perkaranya Telah Selesai Melalui RJKejari Cimahi Dorong Sosialisasi Hukum untuk Cegah Kekerasan di Lingkup Keluarga
“Wah, kita belum masuk ke sana. Nantikan selanjutnya di Polres, ya,” ujarnya.
Untuk sementara, kata dia, baru satu korban yang teridentifikasi. Karena, kata Nurintan, sejauh ini satu, karena itu yang memang terjadi pada siang hari ini di Jakarta.
“Apakah pelaku baru pertama kali melakukan hal ini atau sudah berulang, nanti akan didalami lebih lanjut oleh Polres Cimahi,” tutupnya. (Mong)
