Tujuan utamanya adalah mencairkan suasana formal saat sosialisasi dan membantu peserta memahami pesan-pesan penting, seperti ajakan untuk aktivasi akun Coretax, lapor SPT tepat waktu, dan menjaga kepatuhan pajak.
Di Mana Bisa Menemukan Lirik “Tepuk Coretax”?
Banyak warganet yang penasaran dan mencari lirik lengkap Tepuk Coretax karena video-videonya kini mulai banyak berseliweran di TikTok, Instagram Reels, dan X (Twitter).
Namun, perlu diketahui bahwa tidak ada versi resmi nasional dari “Tepuk Coretax”.
Baca Juga:Tabel Angsuran KUR BRI 2025 Rp10 Juta Tenor 5 Tahun, Cicilannya Hanya Rp200 RibuanSimulasi Pinjaman KUR BRI 2025 Rp1-100 Juta Tenor 5 Tahun, Ini Cicilan per Bulannya
Setiap KPP biasanya membuat versi liriknya sendiri, disesuaikan dengan audiens dan suasana acara.
Ada yang versi lucu untuk pelajar, ada juga versi edukatif untuk pelaku usaha atau UMKM.
Salah satu contoh yang cukup viral berasal dari KPP Pratama Ende, yang menampilkan tepuk Coretax mereka di akun Instagram resmi.
Video tersebut menampilkan pegawai pajak yang bertepuk tangan sambil berseru:
“Tepuk Coretax! Coretax! Canggih! Coretax! Terpadu! Ayo aktivasi akunmu, Lapor pajak, tepat waktuu!”
Versi lain dari beberapa KPP juga menambahkan lirik seperti “Bayar pajak makin mudah!” atau “Coretax bikin pajak lebih cepat!”.
Ada lirik versi lain yang mirip dengan tepuk Sakinah:
Aktivasi Akun Coretax Wajib Pajak Sekarang (prok prok prok)
Jangan Tunggu, Jangan Tunggu
Tahun Depan.. (prok prok prok)
Tahun Depan Pasti Rame
Tahun Depan Pasti Rame
Tahun Depan..
Lapor SPT (prok prok prok)
Meski berbeda versi, semua punya pesan yang sama, yaitu untuk mengajak masyarakat akrab dengan sistem pajak digital baru ini.
