Pencairan dana.Jika disetujui, pinjaman akan langsung masuk ke rekening BRI milik nasabah.
2. Cara Pengajuan KUR BRI Online (Lewat Website/BRISPOT)
Selain datang langsung ke kantor, kini pengajuan KUR juga bisa dilakukan secara digital:
- Akses website resmi BRI di kur.bri.co.idMasuk ke halaman pengajuan KUR online.
- Login/daftar akun.Isi data pribadi sesuai KTP dan buat akun.
- Lengkapi formulir digital.
- Pilih jenis KUR, masukkan jumlah pinjaman (misalnya Rp8 juta), dan isi data usaha.Upload dokumen persyaratan.
- Dokumen bisa discan atau difoto dengan jelas.Proses verifikasi.Pihak BRI akan melakukan pengecekan dokumen dan bisa saja tetap menjadwalkan survey ke lokasi usaha.
- Pencairan.Jika disetujui, dana akan langsung masuk ke rekening BRI yang terdaftar.Pengajuan online sangat membantu pelaku usaha yang sibuk, karena tidak perlu antre di kantor cabang.
Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan
Agar pengajuan lancar, siapkan dokumen berikut:
- KTP dan KK (asli + fotokopi)
- Untuk verifikasi identitas pemohon.
- NPWP (jika pinjaman di atas Rp50 juta, tapi untuk Rp8 juta biasanya cukup KTP).
- Surat Keterangan Usaha (SKU) / NIBBisa dari kelurahan/desa atau Nomor Induk Berusaha (NIB) yang didaftarkan secara online.
- Bukti usaha
- Foto tempat usaha, nota pembelian, atau bukti transaksi yang menunjukkan usaha berjalan minimal 6 bulan.
- Formulir pengajuan KUR BRI yang diisi lengkap.
Kelebihan Pinjaman Rp8 Juta KUR BRI
- Cicilan super ringan. Hanya Rp5 ribuan per hari untuk tenor 5 tahun.
- Proses mudah. Bisa offline maupun online.
- Bunga rendah. 6% per tahun, jauh lebih murah dibanding pinjaman online.
- Fleksibel. Bisa dipakai modal warung, online shop, laundry, hingga usaha kreatif.
Tips Agar Pengajuan Disetujui
- Pastikan usaha nyata dan berjalan.
- KUR tidak diberikan untuk pinjaman konsumtif.Lengkapi semua dokumen.
- Jangan sampai ada berkas yang kurang, terutama SKU atau NIB.Jaga riwayat kredit.
- Jika punya cicilan lain, usahakan lancar agar lolos BI Checking/SLIK OJK.
- Ajukan sesuai kebutuhan.
- Untuk usaha mikro, Rp8 juta sudah cukup. Jangan memaksakan plafon lebih besar jika belum siap.
