Sementara itu, Pelaksana Tim PKM FKD UNIBI, Faisal Reza menuturkan, dalam film dokumenter pengenalan sekaligus melestarikan warisan budaya lokal ini, melibatkan sejumlah pihak sebagai narasumber.
Para narasumber yang ditampilkan dalam film dokumenter tersebut, mampu memperkuat data yang diperoleh terkait Silat Panglipur sekaligus memiliki kedalaman naratif dan kekuatan budaya.
“Narasumber yang diawancarai dalam konteks budaya bukan hanya menggali cerita, tetapi menghidupkan kembali ruhnya,” tutur Faisal.
Baca Juga:Stasiun Bojonegara, Infrastruktur Kunci PGN untuk Distribusi Gas di Jawa BaratBukan Keracunan Lagi! 36 Siswa Cipongkor Ternyata Kena Psikosomatik Gegara Trauma MBG
Dia berharap, dokumentasi ini menjadi fondasi lahirnya Kampung Penca pertama di Jawa Barat sebagai destinasi wisata budaya yang berbasis kearifan lokal.
“Pencak Silat Panglipur ini supaya tidak hanya gerakan saja, tapi filosofi di setiap gerakannya juga dapat diphami dan dimaknai lebih luas” imbuh Faisal.
“Berangkat dari kegiatan ini, rencananya akan berkesinambungan, dengan tujuan bisa menjadi Kampung Penca pertama di Jawa Barat,” pungkasnya. (Bas)
