Keberlanjutan program juga sangat bergantung pada skema pembiayaan yang tepat. ISWMP turut mendampingi Pemerintah Daerah dalam merancang model pembiayaan yang realistis dan berkelanjutan, termasuk penyusunan simulasi tarif retribusi yang disesuaikan dengan kemampuan masyarakat dan berbasis output layanan.
Dengan pendekatan menyeluruh yang mencakup pembangunan infrastruktur, penguatan kelembagaan, regulasi, pembiayaan, dan partisipasi publik lintas sektor, ISWMP diharapkan menjadi titik balik pengelolaan sampah di Kabupaten Indramayu. Bupati Indramayu, menyebut program ini sebagai “hadiah besar dari Kementerian Pekerjaan Umum” dan sebuah terobosan luar biasa dalam penanganan sampah.
“Tantangan terbesar adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumbernya, yang menjadi kunci keberhasilan program ini,” ungkap Lucky. Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Daerah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan pengelolaan yang baik dan menghasilkan manfaat bagi masyarakat luas.
Menuju Sistem yang Dapat Direplikasi
Baca Juga:BRI Gelar Khitanan BRILian di Garut, Wujud Kepedulian Sosial melalui Dana Zakat PekerjaYuk Coba Prompt Gemini AI Edit Foto Jogging agar Hasilnya Estetik dan Realistis!
Pelaksanaan pilot project di Desa Jembangan Jaya, Kabupaten Indramayu, menjadi bukti bahwa perubahan perilaku masyarakat adalah fondasi utama dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Melalui pendekatan yang memadukan edukasi berkesinambungan, pendampingan kader lingkungan yang aktif, serta dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, warga perlahan membiasakan diri untuk memilah sampah sejak dari sumbernya. Proses ini tidak hanya menghasilkan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga membuka jalan bagi terciptanya rantai pengelolaan sampah yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kunci pengelolaan sampah bukan terletak semata pada teknologi atau infrastruktur, tetapi pada kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat. Sistem yang telah terbentuk di Jembangan Jaya terbukti dapat berjalan secara mandiri berkat keterlibatan semua pihak, mulai dari rumah tangga, kader lingkungan, pemerintah desa, hingga dinas terkait.
Langkah selanjutnya adalah memastikan agar keberhasilan ini tidak hanya menjadi kisah sukses di satu titik, tetapi dapat direplikasi ke wilayah lain di Kabupaten Indramayu. Pemerintah Daerah, dengan dukungan Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP), telah menetapkan rencana perluasan program ke desa-desa lain. Targetnya jelas yaitu semakin banyak warga yang melakukan pemilahan sampah dari rumah, semakin kecil beban yang harus ditanggung TPA Pecuk, sekaligus memperpanjang umur layanannya.
