Memiliki kapasitas untuk melayani mahasiswa internasional (a capacity to serve international students) dan mengukir prestasi bertaraf internasional (international reputation), yang menembus batas-batas kenegaraan (crossing [national] borders).
“Implementasinya Ma’soem University telah melakukan kerjasama dengan Jepang, dan Malaysia,” ujarnya.
Sehubungan tiga core value, diucapkan Dadang, maka segala kegiatan Tri Dharma yang diselenggarakan tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai pokok tersebut, serta selalu relevan dengan kebutuhan dan potensi bangsa dan negara Republik Indonesia.
Baca Juga:Hadir Lebih Unik dan Komprehensif, Mayapada Hospital Bandung Tawarkan 3 Solusi Olahraga TerpaduPemprov Jateng Raih Penghargaan Daerah Peduli Ketahanan Pangan
Dadang menyampaikan, terima kasih dan penghargaan kepada para mitra kerjasama, Ikatan Alumni, serta masyarakat sekitar.
Sebab secara langsung maupun tidak langsung dinilai telah mendukung terlaksananya proses perkuliahan, sehingga terasa nyaman dan dapat berlangsung dengan lancar.
Sementara itu, Wakil Rektor Ma’soem University, Tonton Taufik Rachman, pada Wisuda ke-7 ini menuturkan, dari 259 lulusan terdapat beberapa wisudawan yang meraih nilai IPK tertinggi, yakni Melina Dwi Puspitasari, studi Perbankan Syariah 3,97 Cumlaude.
Disampaikan Taufik, seperti tahun-tahun sebelumnya, banyak alumni yang sudah bekerja sebelum acara wisuda diselenggarakan, dengan persentase sebesar 20 persen dari total wisudawan.
“Termasuk telah di rekrut oleh PT Ma’soem yaitu Saudari Dea Nisa Nurlaelatun Naza dari prodi Perbankan Syariah dan saudara Ali Ramdani dari prodi Komputerisasi Akuntansi, melalui proses seleksi dan wawancara,” tuturnya.
Taufik berharap, para lulusan dapat memanfaatkan IKA Al Ma’soem dalam kiprah di masyarakat dan wadah sharing untuk pengembangan diri.
“Selamat kepada wisudawan yang pada hari ini resmi menjadi alumni Ma’soem University serta akan kembali kepada orangtua untuk terjun dan mengaplikasikan pengetahuannya kepada masyarakat,” pungkas Taufik. ***
