Farewell dengan ASN Kemenkeu yang Penuh Haru, Ini Profil dan Sederet Penghargaan Sri Mulyani

Farewell dengan ASN Kemenkeu yang Penuh Haru, Ini Profil dan Sederet Penghargaan Sri Mulyani
Farewell dengan ASN Kemenkeu yang Penuh Haru, Ini Profil dan Sederet Penghargaan Sri Mulyani
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Suasana haru menyelimuti acara perpisahan Sri Mulyani Indrawati dengan jajaran pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Selasa, 9 September 2025. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenkeu berbaris rapi di Aula Mezanine, Gedung Djuanda I, untuk melepas Sri Mulyani yang resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Menteri Keuangan.

Momen tersebut berlangsung sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 8 September 2025.

Dalam suasana penuh kehangatan, para pegawai Kemenkeu menggiring Sri Mulyani keluar gedung dengan membawa bunga mawar putih, simbol perpisahan dan penghormatan atas dedikasi panjangnya.

Tangis Pecah Saat Lagu “Bahasa Kalbu” Terdengar

Baca Juga:Cara Edit Foto Miniatur Viral di Gemini AI, Biar Kontenmu Makin Stand Out5 Sepatu Gunung Terbaik 2025 yanng Ringan, Anti-Air, dan Nyaman Dipakai Seharian

Perpisahan semakin emosional ketika seluruh ASN Kemenkeu menyanyikan lagu “Bahasa Kalbu”. Suara yang menggema di ruangan membuat Sri Mulyani tak kuasa menahan air mata. Tangisnya pecah, menandai betapa eratnya ikatan yang telah terbangun antara dirinya dan keluarga besar Kemenkeu.

Banyak pegawai berebut memberikan bunga, berjabat tangan, bahkan meminta swafoto untuk mengenang momen bersejarah ini. Seruan “Terima kasih, Ibu Ani” berkali-kali terdengar, menegaskan rasa hormat dan bangga yang begitu dalam dari para ASN terhadap pemimpin yang dikenal tegas sekaligus hangat ini.

Profil Singkat Sri Mulyani

Sri Mulyani Indrawati lahir di Bandar Lampung pada 26 Agustus 1962. Ia adalah ekonom Indonesia yang pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia (2010–2016) sebelum kembali dipercaya Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Keuangan pada 2016.

Secara total, Sri Mulyani menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia selama dua periode. Periode pertama dari 2005 hingga 2010 (5 tahun), lalu periode kedua dari 2016 hingga 2025 (9 tahun). Dengan demikian, masa jabatannya mencapai sekitar 14 tahun.

Selama periode keduanya yang berlangsung 6 tahun terakhir (2016–2025), ia berhasil menjaga stabilitas ekonomi Indonesia, terutama saat menghadapi pandemi COVID-19 dan dinamika global yang penuh tantangan.

Kiprah dan Pencapaian

Beberapa pencapaian penting Sri Mulyani selama menjabat sebagai Menteri Keuangan antara lain:

Menstabilkan ekonomi makro di tengah krisis global dan pandemi.

Memimpin reformasi sistem perpajakan serta sukses dengan program tax amnesty.

0 Komentar