JABAR EKSPRES – Belakangan ini, aplikasi JX Capital tengah ramai diperbincangkan karena disebut-sebut sebagai aplikasi penghasil uang dengan sistem investasi. Banyak yang tergiur dengan janji keuntungan besar dalam waktu singkat. Namun, benarkah aplikasi ini bisa dipercaya? Atau justru hanyalah penipuan berkedok investasi? Berikut ulasan lengkapnya.
Dalam platform ini, tersedia beberapa produk investasi, seperti produk dasar, produk singkat, hingga produk terbaik. Misalnya, pada produk dasar, pengguna cukup menyetorkan modal Rp50.000 dengan masa berlaku 40 hari. Dari modal kecil itu, dijanjikan keuntungan harian Rp18.500 sehingga total bisa mencapai Rp740.000.
Sekilas memang terlihat menggiurkan, namun bila ditelaah lebih jauh, janji keuntungan berlipat ganda dalam waktu singkat sangat tidak masuk akal. Skema semacam ini kerap menjadi ciri khas investasi bodong.
Baca Juga:Benarkah Aplikasi EMDEX Penghasil Uang Ini Aman atau Penipuan Investasi? Aplikasi NW Sport Scam, Ini Cara Selamatkan Uang Anda
Pertanyaan besarnya adalah: dari mana keuntungan itu berasal? Bukan dari aktivitas investasi sungguhan, melainkan dari setoran member baru yang bergabung. Dengan kata lain, sistem ini berjalan dengan pola member bayar member atau dikenal dengan istilah skema ponzi.
Di awal, aplikasi biasanya benar-benar membayar untuk membangun kepercayaan. Namun, seiring waktu, ketika jumlah member baru berkurang, sistem akan kolaps dan pembayaran berhenti. Pada titik inilah aplikasi berubah menjadi scam.
JX Capital juga memiliki sistem referral hingga tiga level:
- Level 1: 35%
- Level 2: 2%
- Level 3: 1%
Skema ini membuat pengguna lama giat mengajak orang baru agar bergabung. Setiap kali ada yang mendaftar lewat kode referral, perekrut akan mendapat komisi. Padahal, inilah cara agar aplikasi tetap bertahan sementara waktu. Sayangnya, korban terbesar justru adalah member baru yang terjebak.
Jika ditelusuri, JX Capital bukanlah pemain baru. Aplikasi ini diduga merupakan rekarnasi dari EP Global, aplikasi serupa yang sebelumnya sudah terbukti scam. Channel Telegram milik JX Capital bahkan sempat menggunakan nama EP Global sebelum diganti. Hal ini menandakan pola yang sama: hanya ganti nama, namun sistem dan developer tetap sama.
Ketika melakukan deposit, minimal Rp50.000, transfer dilakukan melalui e-wallet atau virtual account. Namun, nama penerima bukan atas nama JX Capital, melainkan individu atau pihak ketiga bernama Exposure Garden Digital yang berlokasi di Jakarta Timur. Fakta ini menjadi tanda kuat bahwa aplikasi ini tidak resmi dan berpotensi besar sebagai penipuan online.
