JABAR EKSPRES – Dandim 0624 Kabupaten Bandung, Letkol Inf Tinton Amin Putra, mengajak seluruh tokoh agama dan masyarakat untuk terus menjaga kedamaian serta tidak terprovokasi di tengah polemik yang belakangan terjadi.
Dalam deklarasi damai bersama Forkopimda, Tinton menekankan pentingnya peran ulama dan tokoh masyarakat dalam memberikan kesejukan kepada umat.
“Kami berharap para ulama, tokoh masyarakat, dalam sehari-hari memberikan dakwah kesejukan, kedamaian, kepada umatnya masing-masing,” ujarnya, Selasa (2/9).
Baca Juga:Gelombang Protes Meningkat, Menaker Sebut Ini 3 PR Pemerintah dan Serikat PekerjaMenko Airlangga Klaim Ketahanan Ekonomi RI Terjaga, Benarkah?
Ia menegaskan, kondusivitas Kabupaten Bandung merupakan hasil kerja sama seluruh elemen.
“Saya ucapkan terima kasih banyak, untuk kita semua di Kabupaten Bandung ini selalu bekerja sama menjaga kondusifitas keamanan,” kata Tinton.
Pengalaman bertugas di Papua hingga Lebanon juga menjadi pengingat baginya bahwa tugas TNI adalah menjaga semua golongan tanpa membeda-bedakan.
“Tugas kami bukan hanya menjaga agama Islam. Kami juga menjaga orang Kristen, menjaga umat agama lain, semua kita lindungi. Jadi kami bekerja bukan sektoral, tapi atas nama negara untuk menciptakan kedamaian,” tegasnya.
Menurut Tinton, meski umat Islam menjadi mayoritas di Kabupaten Bandung, hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk mendominasi apalagi mengganggu umat beragama lainnya.
“Kalau saya lihat muslim sebagai mayoritas, tapi bukan berarti boleh mengganggu umat yang lain,” katanya.
Ia pun bersyukur situasi di Kabupaten Bandung hingga kini tetap aman dan damai.
Baca Juga:Sri Mulyani Janji Evaluasi Usai Aksi Penjarahan, Benarkah?Ketua Komisi XI Usulkan Penurunan PPN, Demi Tingkatkan Konsumsi Masyarakat?
“Alhamdulillah saat ini bisa damai dan tenteram. Terbukti hari ini di Kabupaten Bandung tidak ada unjuk rasa dan lain-lain. Itu buah hasil semuanya yang bertugas dengan baik di lapangan kepada masyarakat,” tutupnya.
