Kolaborasi dengan TNI, Polda Jabar Perketat Pengamanan di Sejumlah Titik Antisipasi Demo Lanjutan

Kolaborasi dengan TNI, Polda Jabar Perketat Pengamanan di Sejumlah Titik Antisipasi Demo Lanjutan
Anggota TNI merapikan tameng saat melakukan pengamanan di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (1/9). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) mengaku siap mengamankan aksi demonstrasi yang rencananya akan kembali digelar di beberapa titik termasuk Gedung DPRD Jabar, Senin (1/9/2025).

Aksi yang rencananya akan dilakukan oleh sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Bandung tersebut, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menyebut bahwa jajarannya kini telah bersiaga melakukan pengamanan secara ketat.

“Karena ini diinformasikan dari tanggal 1 sampai 5 September akan ada aksi lagi,” ujarnya, Senin.

Baca Juga:Aksi Unjuk Rasa di DPRD Jabar berujung Rusuh, 20 Orang Diduga Pelaku Anarkis Berhasil Diamankan Petugas!Bandung Memanas! Mess MPR RI dan Videotron Dibakar Massa Aksi, Tembakan Gas Air Mata Diduga jadi Pemicu

Menurut Hendra, pengamanan secara ketat ini penting dilakukan guna mengantisipasi dari terjadinya tindakan anarkis yang kerap dilakukan oleh oknum massa aksi.

Ia menyebut, dalam proses pengamanan nanti pihaknya akan dibantu oleh jajaran TNI, hingga beberapa unsur terkait lainnya.

“Nanti akan ada bantuan dari TNI, pemadam kebakaran, dan satpol PP. Kami akan melipatgandakan semua dibantu dengan stakeholder (para pihak) yang terlibat dalam pengamanannya,” ungkapnya.

Tak hanya di gedung DPRD Jabar, ia menuturkan pengamanan ini juga akan dilakukan di beberapa seperti perkantoran, tempat makan atau restoran, hingga beberapa objek vital lainnya.

“Nandi itu semua akan ditempatkan petugas untuk menjaga fasilitas perkantoran dan fasum (fasilitas umum) agar tidak dirusak oleh (oknum) massa aksi,” imbuhnya.

Sebelumnya, aksi demonstrasi digelar di depan Gedung DPRD Jabar, Jumat (29/8), berujung ricuh antara aparat kepolisian dengan massa aksi.

Berdasarkan informasi yang didapat, aksi gabungan antara pengemudi ojek online (ojol) dan mahasiswa di Kota Bandung tersebut, terdapat beberapa fasilitas umum di sekitar gedung DPRD Jabar mengalami kerusakan akibat dirusak oleh oknum massa aksi. (san)

0 Komentar