Kota Bandung Belum Miliki Alat Deteksi Gempa Akibat Sesar Lembang, BPBD Fokus Bangun Kesadaran Masyarakat

Kota Bandung Belum Miliki Alat Deteksi Gempa Akibat Sesar Lembang, BPBD Fokus Bangun Kesadaran Masyarakat
Ilustrasi Bukit Bintang berada dekat dengan titik Sesar Lembang, Bandung utara. Dok Jabar Ekspres
0 Komentar

Ia menekankan pentingnya memahami konsep “segitiga kehidupan”, area aman di dekat benda-benda kokoh yang dapat menjadi ruang perlindungan saat terjadi gempa.

“Yang paling prinsipnya mah bagaimana kita berlindung dari jejatuhan. Dari reruntuhan. Jadi kalau ini, pojok-pojok rumah atau sisi-sisi kuat itu disebutnya segitiga kehidupan. Itu yang kita ajarkan ke warga,” tambahnya.

Didi juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pusat, dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Ia berharap pemerintah pusat dapat mempercepat pengadaan teknologi pemantauan sesar, sementara di tingkat lokal terus dilakukan pelatihan kebencanaan, simulasi evakuasi, dan penguatan struktur bangunan.

Baca Juga:Aktivitas Sesar Lembang Terus Alami Peningkatan, Pemkot Bandung Siapkan Mitigasi Bencana TerpaduBadan Geologi Ungkap Penyebab Gempa M4,7 di Bekasi-Karawang, Dipicu Aktivitas Sesar Baribis

Sesar Lembang masih menjadi ancaman laten di jantung Pulau Jawa. Tanpa sistem deteksi dini yang memadai, kesiapsiagaan masyarakat menjadi satu-satunya pertahanan utama. Kota Bandung, sebagai salah satu kota besar yang berada di jalur sesar, harus terus memperkuat ketahanan warganya agar ketika bencana datang, risiko korban dan kerugian bisa diminimalkan. (Dam)

0 Komentar