“Pelestarian tak lepas dari kesadaran masyarakat sendiri. Jadi kami menyadari bahwa Gunung Batu merupakan salah satu lokasi cukup vital di Lembang,” tegas Agus.
Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara panitia HUT RI Kecamatan Lembang, komunitas pecinta alam, relawan, hingga berbagai elemen masyarakat. Sinergi inilah yang membuat pengibaran bendera raksasa di tebing dapat berjalan sukses tanpa kendala berarti.
Agus berharap momentum peringatan kemerdekaan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Baca Juga:Pemkab Bogor Gelar Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 600 Meter, Ini RutenyaAjak Masyarakat Semarakkan HUT ke-80 RI, Diskominfo Kabupaten Bogor Galakkan Pembagian Bendera Merah Putih
“Melalui momentum kemerdekaan ini, mari kita dorong masyarakat Lembang khususnya, dan KBB umumnya, untuk melakukan hal positif bagi masa depan lingkungan dan generasi penerus,” ujarnya.
Ia menambahkan, bagi para pengibar bendera, pengalaman ini akan menjadi kenangan tak terlupakan. Bagi masyarakat Lembang, momen ini adalah pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini juga harus diiringi dengan tanggung jawab menjaga alam dan keselamatan bersama.
“Gunung Batu, dengan keindahan panoramanya dan statusnya sebagai kawasan rawan bencana, kini menjadi saksi bisu semangat kemerdekaan yang berkibar di tengah tantangan alam,” katanya.
“Di lereng tebingnya, merah putih melambai, mengirim pesan bahwa keberanian, persatuan, dan kepedulian terhadap lingkungan adalah warisan yang patut dijaga,” tandasnya. (Wit)
