JABAR EKSPRES – Martasandy Group kembali menorehkan prestasi gemilang dalam seleksi nasional Taruna dan Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (AKPOL) Tahun Angkatan 2025.
Berdasarkan hasil resmi Sidang Pantukhir Pusat, sebanyak 132 siswa binaan Martasandy dinyatakan lolos seleksi akhir menjadi Calon Taruna dan Taruni Akademi TNI, serta sekitar 51 siswa Martasandy berhasil menembus seleksi sebagai Calon Taruna dan Taruni AKPOL dari berbagai Polda di seluruh Indonesia.
Pencapaian ini menegaskan reputasi Martasandy Group sebagai lembaga pembinaan unggulan dalam persiapan seleksi TNI dan Polri yang terbukti menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi setiap tahunnya.
Baca Juga:Bersolek Jelang HUT RI, Gang Karangsari Padalarang Jadi Galeri Mural WargaBantu Kendalikan Inflasi, 3.200 Ton Beras Disalurkan ke 160 Ribu Warga Bandung Barat
Para peserta didik Martasandy yang berhasil lolos ke akademi TNI dan AKPOL tahun ini telah melewati rangkaian panjang dan kompleks seleksi nasional.
Mulai dari tahapan administrasi, pemeriksaan kesehatan tingkat I dan II, tes kesamaptaan jasmani, pemeriksaan psikologi, tes akademik, uji mental ideologi, hingga Sidang Pantukhir sebagai gerbang terakhir menuju pendidikan kedinasan.
Mereka harus bersaing dengan ribuan kandidat lain dari seluruh Indonesia, dan keberhasilan ini menjadi bukti konkret atas kualitas pembinaan menyeluruh yang diberikan oleh Martasandy Group melalui dua unit utama: PT Martasandy Psychology Indonesia dan PT Martasandy Bimbel Terpadu.
Menanggapi hasil yang membanggakan ini, Billy Martasandy, CEO Martasandy Group sekaligus Direktur PT Martasandy Psychology Indonesia dan PT Martasandy Bimbel Terpadu, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh siswa, orang tua, dan tim pengajar.
“Kami merasa sangat bersyukur dan bangga. Ini bukan hanya kemenangan untuk Martasandy Group, tapi untuk seluruh keluarga besar siswa yang telah mempercayakan proses pembinaan kepada kami. Lolosnya 132 siswa ke Akademi TNI dan 51 siswa ke AKPOL menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin tinggi, dan sistem pelatihan yang tepat mampu menciptakan hasil yang luar biasa,” ujar Billy Martasandy.
Billy juga menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi banyak pihak bukan hanya siswa dan instruktur, tapi juga keluarga, psikolog, tim motivator, serta komunitas belajar yang dibangun di dalam lingkungan Martasandy.
“Kami tidak hanya membimbing secara akademik dan fisik, tapi juga menanamkan karakter kepemimpinan, nasionalisme, dan ketahanan mental. Karena menjadi Taruna dan Taruni bukan sekadar lolos seleksi, tetapi juga siap menjadi pemimpin masa depan yang tangguh, jujur, dan mengabdi kepada negara,” tambahnya.
