Jangan Anggap Remeh! Ini Dampak Fatal Jika Telat Ganti Oli Mesin

Dampak Fatal Jika Telat Ganti Oli Mesin
Dampak Fatal Jika Telat Ganti Oli Mesin
0 Komentar

  1. Konsumsi oli yang tinggi

Oli yang terlalu encer atau sudah menurun kualitasnya dapat mengakibatkan pemakaian oli yang berlebihan. Selain berdampak pada emisi kendaraan, hal ini juga menurunkan efisiensi proses pembakaran.

  1. Meningkatnya gesekan pada mesin

Jika kualitas oli tidak terjaga, gesekan antar komponen mesin akan meningkat. Kondisi ini tidak hanya mempercepat keausan, tetapi juga dapat menyebabkan overheating hingga kerusakan yang lebih parah.

Demikianlah pembahasan mengenai oli, mulai dari peran, perkembangan, hingga dampaknya dalam dunia otomotif. Meskipun terlihat sederhana, oli memegang peranan besar dalam menjaga performa dan umur mesin. Dengan berbagai inovasi yang terus berkembang, oli kini tidak hanya berfungsi sebagai pelumas, tetapi juga sebagai pelindung utama bagi mesin kendaraan kita.

Baca Juga:Top 10 Aplikasi iPhone 2025 yang Bikin Hidup Lebih Praktis dan Estetik10 Game Car Racing Android Offline Terbaik 2025, Grafisnya Keren Gila!

Sejarah Penemuan Oli

Pernahkah Anda bertanya, sejak kapan sebenarnya oli mulai digunakan? Mana yang lebih dulu hadir, oli sebagai pelumas, atau mesin itu sendiri?

Untuk menjawabnya, kita perlu menilik sejarah ke abad ke-19. Pada pertengahan abad tersebut, seorang ahli kimia bernama James Young menemukan cara menyuling minyak bumi menjadi pelumas yang lebih stabil. Penemuan ini menjadi titik awal penggunaan oli mineral untuk mesin uap dan lokomotif.

Seiring waktu, kebutuhan akan oli semakin meningkat, terutama setelah Karl Benz menciptakan mobil pertama pada tahun 1886. Namun, oli mineral pada masa itu masih memiliki banyak kekurangan. Oli cenderung mudah mengental dan membentuk lumpur, yang justru mempercepat keausan komponen mesin.

Memasuki awal tahun 1920-an, industri otomotif berkembang pesat. Mesin-mesin kendaraan menjadi semakin canggih dan bertenaga, sehingga menghasilkan suhu yang lebih tinggi akibat peningkatan gesekan antar komponen.

Kondisi ini mendorong pengembangan oli dengan formula yang lebih baik, agar mampu bekerja maksimal dalam suhu tinggi sekaligus melindungi komponen mesin dari kerusakan.

Pada titik inilah para ilmuwan mulai menambahkan zat aditif ke dalam oli untuk mengatasi berbagai masalah pada mesin. Nah, itu tadi sedikit sejarah dan pengenalan tentang oli yang bisa kita bagikan kepada kalian yang penasaran.

0 Komentar