Jangan Panik! Inilah Langkah Tepat Saat Teman Mengalami Hipotermia

Jangan Panik! Inilah Langkah Tepat Saat Teman Mengalami Hipotermia
Cara menangani Hipotermia.
0 Komentar

JABAR EKSPRESHipotermia adalah kondisi medis darurat yang terjadi ketika suhu tubuh seseorang turun drastis hingga di bawah 35°C. Kondisi ini dapat terjadi saat seseorang terlalu lama terpapar suhu dingin, hujan, angin kencang, atau tenggelam dalam air dingin. Hipotermia dapat mengancam jiwa bila tidak segera ditangani dengan benar dan cepat.

Untuk itu, penting bagi kita mengetahui cara memberikan pertolongan pertama saat hipotermia terjadi, terutama jika kita sering beraktivitas di alam terbuka seperti mendaki gunung, camping, atau saat terjadi bencana alam.

Artikel ini akan membahas secara lengkap langkah-langkah tepat saat menghadapi hipotermia, gejalanya, serta hal-hal yang wajib dan tidak boleh dilakukan. Jangan panik ikuti panduan ini untuk menyelamatkan nyawa!

Apa Itu Hipotermia dan Mengapa Bisa Terjadi?

Baca Juga:Begini Cara Pencairan BSU Tahap 2 2025 Jika Rekening Bermasalah8 Ide Kegiatan Seru dan Edukatif Selama Liburan Sekolah

Hipotermia terjadi ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada kemampuannya untuk memproduksi panas. Hal ini menyebabkan suhu inti tubuh menurun ke tingkat yang berbahaya. Saat suhu tubuh terlalu rendah, fungsi organ vital seperti jantung dan otak bisa terganggu, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Hipotermia umumnya terjadi karena:

  • Terpapar cuaca dingin terlalu lama

  • Menggunakan pakaian yang tidak sesuai saat hujan atau angin

  • Tenggelam di air dingin

  • Kurangnya asupan energi saat berada di lingkungan ekstrem

Jangan Panik! Ini Langkah Tepat Pertolongan Pertama Saat Hipotermia

1. Pindahkan Korban ke Tempat Lebih Hangat

Langkah pertama dalam pertolongan pertama pada hipotermia adalah menjauhkan korban dari sumber dingin. Segera bawa korban ke tempat yang kering dan terlindung dari angin, seperti tenda, ruangan tertutup, atau kendaraan.

Jika tidak memungkinkan, gunakan jas hujan, sleeping bag, atau terpal untuk membuat pelindung darurat dari cuaca ekstrem.

2. Lepaskan Pakaian Basah

Jika pakaian korban basah karena hujan atau terkena air, segera lepas dan ganti dengan pakaian kering dan hangat. Pakaian basah akan mempercepat proses kehilangan panas tubuh.

3. Selimuti Tubuh dengan Selimut atau Kain Hangat

Gunakan selimut, jaket tebal, atau sleeping bag untuk membungkus tubuh korban. Fokuskan pada menjaga panas di bagian inti tubuh, seperti dada dan perut. Pastikan kepala dan leher tertutup rapat karena panas banyak keluar dari area ini.

0 Komentar