Menurutnya, materi yang diberikan selama jambore melibatkan aparat TNI, Polri, dan juga materi kebencanaan. Hal ini penting agar anggota Linmas semakin siap dan profesional dalam menjalankan tugas.
Senada dengan Wakil Bupati, Ludi juga menegaskan bahwa salah satu fokus utama dalam jambore ini adalah menggalakkan kembali penggunaan kentungan sebagai alat komunikasi tradisional.
“Meskipun kita hidup di era digital, kentungan tetap penting, terutama di malam hari saat banyak yang tidur dan ponsel dalam mode silent. Kentungan bisa menjadi alat peringatan yang efektif,” tandasnya. (Wit)
