Nilai ini meliputi set Bvlgari, cincin Tiffany & Co., serta koleksi Cartier. Jumlah tersebut menjadikan koleksi ini sebagai salah satu perhiasan paling mahal yang pernah dikenakan oleh selebriti Indonesia.
Makna di Balik Kilau
Selain aspek material, perhiasan Maia Estianty juga menyimpan makna simbolik. Safir biru dipercaya sebagai batu yang melambangkan kebijaksanaan, kesetiaan, dan perlindungan—nilai-nilai yang sangat relevan untuk doa dan harapan seorang ibu terhadap pernikahan anaknya.
Perhiasan Maia Estianty juga mencerminkan keabadian cinta, keteguhan hati, dan ketulusan, terutama dengan kehadiran berlian yang mendominasi sebagian besar desainnya.
Baca Juga:7 Tanaman Obat untuk Sembuhkan Berbagai Penyakit: Warisan Alami yang Tetap Relevan7 Lip Balm Murah di Bawah 30 Ribu Rupiah: Bibir Lembap Tanpa Bikin Kantong Kering
Makna ini menjadikan koleksi perhiasannya bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga bentuk ekspresi emosional dan spiritual.
Perhiasan Maia Estianty dalam momen pernikahan Al Ghazali merupakan representasi dari kelas, gaya, dan kasih sayang seorang ibu.
Lewat pilihan merek-merek mewah seperti Bvlgari, Tiffany & Co., dan Cartier, Maia membuktikan bahwa keindahan sejati hadir dari perpaduan antara estetika, nilai simbolis, dan rasa cinta yang tulus.
Kemewahan ini tak hanya memukau mata, tetapi juga menyentuh hati menjadikan perhiasan Maia Estianty sebagai bagian tak terpisahkan dari kisah cinta dan kebahagiaan keluarganya.
