Jenis kantong plastik dari minimarket pun menjadi masalah tersendiri. Ukurannya kecil, tipis, dan mudah sobek, sehingga tidak menarik untuk didaur ulang oleh pelaku industri daur ulang. Akibatnya, sebagian besar dari plastik-plastik tersebut berakhir di TPS.
Situasi ini mempertegas pentingnya implementasi serius terhadap regulasi pembatasan plastik sekali pakai.
Menurut Ario, selain mendorong kesadaran masyarakat, perlu ada penguatan kebijakan serta dukungan industri daur ulang untuk mengurangi dominasi limbah plastik di Cimahi. (Mong)
