Ia juga menyarankan agar anak segera mendapatkan bantuan profesional dari psikolog atau konselor yang berpengalaman dalam menangani trauma kekerasan seksual. Selain itu, mengajarkan anak tentang batasan pribadi serta menciptakan rutinitas harian yang stabil dinilai penting untuk memulihkan rasa aman dan kendali diri.
“Kita tidak bisa menyepelekan kasus seperti ini, terutama jika menyangkut anak-anak disabilitas. Pendampingan khusus, intensif, dan penuh empati harus menjadi prioritas agar mereka dapat tumbuh dan pulih secara optimal,” pungkasnya. (Dam)
