Hindari 4 Hal ini Agar Tidak Su’ul Khatimah

ILUSTRASI kematian agar terhindar dari Su'ul Khotimah.
ILUSTRASI kematian agar terhindar dari Su'ul Khotimah.
0 Komentar

Sungguh merugi, orang yang menyimpang dari akidah yang lurus. Seluruh amalannya sia-sia dan ia termasuk orang-orang yang merugi. Ia akan senantiasa dalam kesesatannya dan sulit untuk bertobat darinya.

Para pelaku penyimpangan akan sulit untuk menerima kebenaran, karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menutup pintu tobat bagi mereka.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ اللهَ حَجَبَ التَّوْبَةَ عَنْ كُلِّ صَاحِبِ بِدْعَةٍ حَتَّى يَدَعْ بِدْعَتَهُ

Sesungguhnya Allah menutup pintu tobat bagi para pelaku penyimpangan sampai dia tinggalkan ke-bid’ah-annya.” (HR. Ath-Thabrani)

Baca Juga:Ada yang Beda, Ini Cara Dapat Diskon Tarif Listrik 50 Persen Bulan Juni dan Juli 2025Pantas Dihargai Mahal, Ternyata ini Makna Filosofi Uang 75 Ribu yang Membuatnya Istimewa

Jika bukan karena taufik dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, mereka akan senantiasa dalam kesesatannya dan tidak akan bertobat darinya hingga kematiannya.

2. Menunda-nunda tobat

Menunda-nunda untuk bertobat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari dosa-dosa yang pernah dilakukan adalah salah satu faktor yang menyebabkan seseorang tenggelam ke dalam angan-angan yang sia-sia.

Ia akan berpikir untuk berbuat dosa sebanyak mungkin dan di suatu waktu, ia akan bertobat darinya entah kapan. Ia tidak sadar bahwa kematian bisa datang sewaktu-waktu, kapan saja, dan di mana saja.
Bagaimana jika ia dimatikan dalam kondisi berlumuran dosa dan belum sempat bertobat darinya? Oleh karena itu, Allah Azza Wajalla sangat membenci dan mencela orang-orang yang panjang angannya sehingga melalaikan mereka dari berbuat kebaikan dan menjauhi keburukan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

رُّبَمَا يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُواْ لَوْ كَانُواْ مُسْلِمِينَ ذَرْهُمْ يَأْكُلُواْ وَيَتَمَتَّعُواْ وَيُلْهِهِمُ الأَمَلُ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

Orang-orang yang kafir itu sering kali menginginkan, kiranya mereka dahulu di dunia menjadi orang-orang muslim. Biarkanlah mereka di dunia ini makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).” (QS. Al-Hijr: 2-3)

Dengan menunda tobat, berarti ia telah menunda kebaikan yang besar dan sekadar berangan-angan saja. Disebutkan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah bahwa ini merupakan modal bagi orang-orang yang merugi lagi bangkrut.

إن المنى رأس أموال المفاليس

Sesungguhnya sekadar berangan-angan tanpa realisasi itu adalah modal orang-orang yang bangkrut.” (Madarijus Salikin, 1: 456)

Ujungnya ia akan menyesal selamanya dengan penyesalan yang terlambat, karena kematian lebih dulu menjemputnya di saat ia bergelimang dosa. Hasan Al-Bashri rahimahullah pernah berkata,

0 Komentar