Tak hanya itu, Israel juga mengambil langkah-langkah yang memperparah krisis kemanusiaan di Gaza. Di awal bulan Maret, pemerintah Israel memutus pasokan listrik ke instalasi penyulingan air laut di wilayah tersebut dan melarang truk-truk pembawa bantuan kemanusiaan untuk memasuki Gaza.
Kebijakan ini memperburuk kondisi kehidupan bagi jutaan warga sipil yang sudah lama menderita akibat blokade dan konflik bersenjata.
Seruan Paus Leo XIV ini menjadi salah satu suara penting di tengah keprihatinan global terhadap situasi kemanusiaan di Gaza. Dukungan dari tokoh-tokoh dunia seperti beliau diharapkan dapat mendorong terciptanya jalur aman bagi bantuan kemanusiaan serta tekanan internasional untuk mengakhiri kekerasan yang telah menelan banyak korban jiwa tak berdosa.*
