“Pengukuhan ini bukan garis akhir, ini merupakan titik awal untuk menjawab tantangan zaman dengan keteladanan dan berpikir melampaui batas sehingga menciptakan karya lebih banyak lagi,” ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Pendidikan Indonesia, Komjen. Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna juga menuturkan, para Guru Besar perlu mengedepankan tugas, kewajiban, dan tanggung jawab, ketimbang hak dan kewenangan.
“Para Guru Besar harus memenuhi standar akuntabilitas yaitu yuridis-prosedural, teknis-profesional, etis-proporsional, spiritual-komitmen, transparansi, dan independensi,” tuturnya.
Baca Juga:BNI Jalin Kerja Sama dengan Ismaya Group Sajikan Kuliner Jepang Langsung dengan Chef MotokichiAmbil Saldo Gratis Rp120.000 Cukup Klik Link Terbaru DANA Kaget Hari ini
Dengan dikukuhkan pada Guru Besar ini, seluruh civitas Universitas Pendidikan Indonesia berharap semoga dengan diraihnya jabatan akademik tertinggi ini, dapat menjadi pengingat untuk terus senantiasa berkontribusi kepada negeri, serta menjadi garis awal perjuangan untuk berkolaborasi demi kemajuan pendidikan Indonesia.
