Menurutnya, Kabupaten Bandung menjadi pasar potensial bagi sapi potong dari berbagai daerah seperti NTB, NTT, Bali, Madura, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, yang turut menyumbang pada penyebaran virus tersebut.
Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, Distan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) melakukan pengawasan lalu lintas hewan kurban.
“Pemeriksaan dilakukan di titik masuk perbatasan seperti Banjar dan Losari. Hewan yang lolos pemeriksaan akan mendapat Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH),” katanya.
Baca Juga:Tak Sabar Ingin Segera Rotasi dan Mutasi Pejabat Eselon II, Rudy Susmanto: Tinggal Tunggu Surat KemendagriBupati Bogor Evaluasi Izin Perumahan yang Diduga Sebabkan Banjir di SDN Cipayung 01
“Kami saat ini mulai bekerja keras, pasalnya sudah mulai ramai. Bahkan ada pelepasan paramedik,” ujarnya.
